Dirjen Imigrasi Tolak Usul Bebas Visa Kunjungan, Sebut Mengobral Negara
Direktorat Jenderal Imigrasi menolak usulan pemberian bebas visa kunjungan bagi turis dari sejumlah negara strategis.
Usulan itu sebelumnya disampaikan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam rapat dengan Komisi VII DPR pada 3 Juni lalu.
>>> Dua Pabrik Komponen Jepang di Jatim Berencana PHK Ribuan Karyawan
Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko mengingatkan kebijakan serupa pernah diterapkan pada 2016.
Saat itu, Indonesia memberikan bebas visa kepada 169 negara melalui Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2016 era Presiden Joko Widodo.
Menurut Hendarsam, kebijakan tersebut terbukti tidak memberikan dampak positif bagi pendapatan negara. "Kami mohon agar hal tersebut dipikirin lagi, dievaluasi," ujarnya di Jakarta, Senin (22/6).
Ia menegaskan Ditjen Imigrasi memiliki fungsi vital menjaga kedaulatan negara. Aspek keamanan harus dipertimbangkan matang sebelum memberikan bebas visa bagi warga negara asing.
"Ketika kita bebaskan itu, artinya kita mengobral negara kita. Di mana harga diri bangsa kita kalau seperti itu?"
kata Hendarsam.
>>> Harga Honda Jazz Bekas Juni 2026 Stabil Mulai Rp70 Juta
Ia meminta Kementerian Pariwisata mencari cara lain untuk menarik turis berkualitas. "Jumlah turis tidak berbanding lurus dengan pendapatan devisa.
Ini sudah terbukti ketika dibuka 156 negara devisa tidak naik signifikan, ketika ditutup hanya 16 negara malah naik," tuturnya.
Hendarsam menambahkan banyak hal yang perlu diperbaiki, seperti infrastruktur dan akses penerbangan internasional.
Sebelumnya, Menteri Pariwisata Widiyanti menggodok skema bebas visa untuk menjaga arus wisatawan yang terhambat gangguan konektivitas penerbangan global.
Widiyanti menyebut usulan itu mengerucut pada formula "8+1" negara dan wilayah potensial.
>>> Uruguay Gagal Menang, Cape Verde Curi Poin usai Tahan Imbang 2-2
Meliputi Jepang, Korea Selatan, India, Australia, Selandia Baru, Belarusia, Kazakhstan, Makau, dan pemegang status permanent resident Singapura.
Update Terbaru
Roy Suryo dan Dokter Tifa Tiba di Kejari Jaksel untuk Pelimpahan Tahap II
Senin / 22-06-2026, 13:08 WIB
Hasil Piala Dunia: Salah 1 Gol dan Assist, Mesir Hajar Selandia Baru
Senin / 22-06-2026, 13:07 WIB
Prabowo Panggil Rosan ke Kertanegara, Bahas Transformasi BUMN
Senin / 22-06-2026, 13:07 WIB
Kriteria Demam pada Anak dan Cara Tepat Mengukur Suhu Tubuh
Senin / 22-06-2026, 13:07 WIB
Oppo Find X9 Ultra Resmi, Kamera 200MP Ganda Siap Saingi DSLR
Senin / 22-06-2026, 13:07 WIB
Pradita University Gandeng Ascott untuk Kuliah Living Laboratory
Senin / 22-06-2026, 13:07 WIB
Kenaikan Harga BBM Dorong Penjualan Motor Listrik Indomobil Naik 4 Kali Lipat
Senin / 22-06-2026, 13:07 WIB
3.761 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Demo di Jakpus Hari Ini
Senin / 22-06-2026, 13:02 WIB
Steam Summer Sale 2026 Segera Hadir, Diskon Game Capai 95 Persen
Senin / 22-06-2026, 13:02 WIB
4 Sepatu New Balance Berbahan Kulit Babi yang Wajib Kamu Tahu
Senin / 22-06-2026, 13:02 WIB
Negosiasi Teknis AS-Iran Rampung, Siapkan Deal Akhir Dalam 60 Hari
Senin / 22-06-2026, 13:01 WIB
Stasiun KRL JIS Diresmikan Hari Ini, Tepat di HUT ke-499 Jakarta
Senin / 22-06-2026, 13:00 WIB
Marc Marquez Akui Kini Jadi Penantang Gelar Juara MotoGP 2026
Senin / 22-06-2026, 13:00 WIB
Luca Marini Dukung Sanksi Larangan Balap untuk Marco Bezzecchi
Senin / 22-06-2026, 13:00 WIB






