Investor Asing Lepas Saham BUMI Rp553,3 Miliar dalam Sepekan
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi salah satu saham yang paling banyak dilepas investor asing dalam sepekan perdagangan 15-19 Juni 2026.
Data pasar reguler di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui Stockbit Sekuritas menunjukkan net sell asing pada saham BUMI mencapai Rp553,3 miliar.
>>> Syngenta Indonesia Luncurkan Fungisida MIRAVIS Duo di Jember
Nilai tersebut menempatkan BUMI di posisi ketiga sebagai saham dengan volume net sell asing terbesar di BEI.
Posisi pertama ditempati PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dengan net sell Rp838,6 miliar, disusul PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) sebesar Rp630,2 miliar.
Pada penutupan perdagangan Jumat (19/6/2026), harga saham BUMI berada di level Rp168 per lembar, turun 1,75 persen secara harian.
Namun secara mingguan, saham Grup Bakrie dan Salim ini justru mencatat kenaikan 7 persen di tengah aksi jual asing.
Aksi Jual Asing Meluas di BEI
Secara makro, investor global membukukan total net sell Rp904 miliar di seluruh papan perdagangan BEI selama sepekan terakhir.
Tren ini memperpanjang arus keluar dana asing dari pekan sebelumnya yang mencapai Rp5,98 triliun.
Analis menilai peralihan investasi ke saham berbasis pendapatan dolar AS, terutama sektor pertambangan logam dan batu bara, merupakan langkah taktis.
>>> Ancaman Trump ke Iran Dorong Harga Minyak Mentah Naik 2,24%
Head of Equity Research Samuel Sekuritas Indonesia, Prasetya Gunadi, menyebut emiten seperti Antam (ANTM), Amman Mineral Internasional (AMMN), Bumi Resources (BUMI), dan Timah (TINS) sebagai pilihan utama.
Menurut analis, sektor komoditas saat ini berada di dekat titik terendah, didukung kebijakan regulasi pertambangan yang kondusif.
Faktor pendukung meliputi tidak adanya kenaikan tarif royalti, optimalisasi skema gross split, dan jaminan status pemasok tunggal.
Pemerintah juga merealisasikan penambahan kuota Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) pertambangan pada semester II-2026.
Sebagai produsen batu bara besar, BUMI diuntungkan oleh eksposur tinggi terhadap harga jual rata-rata (ASP) batu bara dunia dalam dolar AS.
Keunggulan fundamental ini menjadi benteng stabilitas pendapatan perseroan ke depan.
Pelaku pasar diimbau memantau dinamika transisi struktural menuju skema Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dengan batas akhir 31 Desember 2026.
>>> SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat Layanan Beton MiniMix
Samuel Sekuritas Indonesia memberikan rekomendasi BUY untuk saham BUMI dengan target harga Rp300 per lembar, mencerminkan potensi upside 78,5 persen dari harga saat ini.
Update Terbaru
9 Kepribadian Orang yang Tidak Suka Anak Kecil, Bukan Jahat!
Senin / 22-06-2026, 11:27 WIB
Angkatan Laut AS Cabut Blokade, Kapal Tetap Siaga di Selat Hormuz
Senin / 22-06-2026, 11:22 WIB
Tentara Revolusi Amerika Teridentifikasi Setelah 246 Tahun
Senin / 22-06-2026, 11:21 WIB
Angkatan Udara AS Pindahkan Skuadron Drone Pengintai ke Jepang
Senin / 22-06-2026, 11:21 WIB
VA Hentikan Program Berbasis Identitas Gender, Koordinator Perawatan LGBTQ+ Dialihkan
Senin / 22-06-2026, 11:21 WIB
Angkatan Darat AS Bentuk Komando Baru untuk Ciptakan 'Pasukan Penutup' di Pasifik
Senin / 22-06-2026, 11:21 WIB
Harga Emas Antam 22 Juni 2026 Stagnan di Level Rp 2.668.000 Per Gram
Senin / 22-06-2026, 11:15 WIB
PT Esa Medika Mandiri IPO, Target Dana Rp 269 Miliar untuk Ekspansi
Senin / 22-06-2026, 11:14 WIB
Viva Compact Powder Lilac Cocok untuk Semua Jenis Kulit, Ini Penjelasannya
Senin / 22-06-2026, 11:14 WIB
Garena Free Fire Bagikan Diamond Gratis hingga 26 Mei 2026
Senin / 22-06-2026, 11:14 WIB
Dua Pabrik Komponen Otomotif di Jatim Pindah ke Vietnam, Ribuan Karyawan Terancam PHK
Senin / 22-06-2026, 11:14 WIB
Apple Batasi Fitur watchOS 27 untuk Apple Watch Lawas, Termasuk Ultra Generasi Pertama
Senin / 22-06-2026, 11:14 WIB
Sinopsis Taken, di Bioskop Trans TV Hari ini 22 Juni 2026
Senin / 22-06-2026, 11:14 WIB
IHSG Diprediksi Sideways Cenderung Melemah, Asing Jual Bersih Rp3,14 Triliun
Senin / 22-06-2026, 11:14 WIB






