Penampilan gemilang Alireza Beiranvand di bawah mistar gawang Iran menjadi sorotan utama dalam laga kontra Belgia pada Grup G Piala Dunia 2026.

Pertandingan yang berlangsung di SoFi Stadium, Los Angeles, pada Senin 22 Juni 2026 dini hari WIB, memperlihatkan dominasi serangan Belgia.

in1

>>> Daihatsu Pastikan Layanan Purnajual Tetap Berjalan Usai 11 Outlet Asco Automotive Tutup

Skuad yang diperkuat Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku terus menekan lini pertahanan Iran sepanjang laga.

Statistik mencatat Alireza Beiranvand melakukan tujuh penyelamatan krusial untuk menyelamatkan Tim Melli dari kekalahan.

Salah satu aksi paling impresif adalah saat memblokir tembakan jarak dekat Maxim De Cuyper yang memicu decak kagum penonton.

Belgia mendominasi penguasaan bola, tetapi koordinasi pertahanan Iran yang dipimpin kiper berusia 33 tahun tersebut tampil sangat disiplin.

>>> Dolar AS Menguat, Rupiah Berpotensi Sentuh Rp 18.000

Laga sempat mengalami perubahan dinamika ketika pemain Belgia, Nathan Ngoy, menerima kartu merah pada menit ke-66.

Meskipun unggul jumlah pemain, Iran memilih untuk tetap bermain defensif dan mengandalkan ketangguhan lini belakang.

Performa solid Alireza Beiranvand dalam menahan gempuran tersebut membuatnya dianugerahi penghargaan FIFA Man of the Match Award.

Aksi impresif sang penjaga gawang langsung memicu reaksi luas dari warganet di media sosial hingga menjulukinya sebagai tembok pertahanan yang kokoh.

>>> Kemitraan Intel dan Apple Dorong Wall Street Menguat Tajam

Media internasional bahkan mengategorikan penampilannya sebagai salah satu aksi kiper terbaik di turnamen ini.