Niacinamide menjadi salah satu kandungan skincare paling populer dalam beberapa tahun terakhir.

Bahan turunan vitamin B3 ini dikenal memiliki banyak manfaat, mulai dari mencerahkan kulit, meredakan kemerahan, mengontrol produksi minyak, hingga menjaga kesehatan skin barrier.

in1

>>> Ramalan Zodiak 22 Juni: Aries Jangan Galau, Gemini Redam Konflik

Namun, niacinamide bukan satu-satunya bahan yang mampu memberikan manfaat tersebut.

Berbagai bahan alami juga memiliki khasiat serupa dan bisa menjadi alternatif bagi mereka yang ingin menggunakan produk organik atau memiliki kulit yang kurang cocok dengan niacinamide.

Lidah Buaya (Aloe Vera)

Bagi pemilik kulit yang sering mengalami kemerahan atau iritasi, lidah buaya bisa menjadi pilihan tepat.

Tanaman ini kaya akan antioksidan seperti beta karoten, vitamin C, dan vitamin E yang berperan menenangkan peradangan pada kulit.

Aloe vera juga dikenal mampu memberikan hidrasi mendalam.

Kandungan alaminya membantu menjaga kelembapan kulit, membuatnya lebih kenyal, sekaligus menyamarkan noda bekas jerawat dan membuat tampilan kulit terlihat lebih cerah.

Minyak Jojoba

Salah satu alasan banyak orang menggunakan niacinamide adalah kemampuannya mengontrol minyak berlebih. Jika tujuan utama Anda mengurangi tampilan kulit berminyak, minyak jojoba bisa menjadi alternatif menarik.

Meski bertekstur minyak, jojoba oil memiliki karakteristik yang menyerupai sebum alami kulit.

Karena kemiripan tersebut, kulit akan 'mengira' produksi minyak sudah cukup sehingga membantu menyeimbangkan produksi sebum secara alami. Hasilnya, kulit terasa lebih seimbang dan tidak terlalu berminyak.

Minyak Biji Kaktus (Prickly Pear Seed Oil)

Prickly pear seed oil dikenal sebagai minyak nabati kaya nutrisi dengan kemampuan mencerahkan kulit. Kandungan antioksidannya membantu mengurangi tampilan noda hitam sekaligus menjaga kelembapan kulit agar tetap optimal.