Bentuk payudara wanita memang akan berubah seiring bertambahnya usia. Namun, ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang bisa mempercepat proses tersebut.

Dalam dunia medis, kondisi payudara kendur dikenal sebagai ptosis.

in1

>>> Pernikahan Adat Modern ala Selebriti Jadi Inspirasi Anak Muda Surabaya

Menurut ahli bedah plastik Dr. Rachel Ford, kondisi ini terjadi karena jaringan penyangga payudara melemah secara alami seiring waktu.

"Payudara kendur atau ptosis terjadi seiring bertambahnya usia karena jaringan ikat tidak lagi sekuat saat masih muda," ujar Dr. Rachel, seperti dikutip dari New York Post.

Ia menjelaskan bahwa ligamen Cooper di dalam payudara juga akan melemah dan memanjang seiring usia.

Karena posisinya yang menonjol, payudara menjadi salah satu bagian tubuh yang paling rentan mengalami perubahan bentuk.

Dr. Rachel meluruskan anggapan bahwa menyusui adalah penyebab utama payudara kendur. "Faktanya, biasanya kehamilan itu sendiri yang lebih berkontribusi terhadap perubahan ini," jelasnya.

Perubahan hormon selama kehamilan, perubahan ukuran payudara, hingga proses penyusutan jaringan setelah melahirkan dapat memicu kekenduran, terlepas dari apakah seorang wanita menyusui atau tidak.

"Sebagian perubahan pada payudara memang tidak bisa dihindari dan akan tetap terjadi apa pun yang kita lakukan," katanya.

Meski begitu, ada beberapa faktor yang masih bisa dikendalikan. Berikut tiga kebiasaan yang sebaiknya dihindari agar payudara tidak cepat kendur.

1. Berat Badan Naik-Turun Drastis

Perubahan berat badan yang signifikan, baik naik maupun turun, dapat memengaruhi bentuk payudara.

Menurut Dr. Rachel, payudara yang lebih besar cenderung lebih berat sehingga posisinya lebih rendah di dada.

Setelah berat badan turun, kulit yang sebelumnya meregang belum tentu kembali seperti semula.