Mengonsumsi makanan sehat dan berolahraga secara teratur merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan jantung. Namun, upaya tersebut bisa sia-sia akibat beberapa kebiasaan buruk sehari-hari yang sering dianggap sepele.

"Bahkan perubahan gaya hidup yang kecil sekalipun dapat membawa perubahan besar pada kesehatan jantung jika dilakukan secara konsisten," ujar dr Jayne Morgan, spesialis jantung dan direktur klinis COVID Task Force di Piedmont Hospital-Healthcare, Atlanta.

in1

>>> 25 Contoh Ucapan HUT Ke-74 Kopassus Tahun 2026

Empat Kebiasaan yang Merusak Jantung

Duduk selama 6 hingga 8 jam sehari meningkatkan risiko kematian dini dan penyakit jantung sebesar 12 hingga 13 persen.

Risiko ini melonjak hingga 20 persen bagi mereka yang duduk lebih dari 8 jam sehari, berdasarkan studi di jurnal JAMA Cardiology pada Juni 2022.

Berjalan kaki sebanyak 2.000 hingga 3.800 langkah per hari dapat meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko kematian dini.

Aktivitas ini menjadi solusi bagi pekerja yang harus duduk di depan meja sepanjang hari.

American Heart Association (AHA) menyatakan bahwa berjalan cepat minimal 150 menit per minggu membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

Target ini bisa dicapai dengan berjalan cepat 15 menit dua kali sehari pada hari kerja.

"Olahraga intensitas sedang selama setengah jam, 3 sampai 5 kali seminggu, akan melindungi jantung," kata dr Nicholas Ruthmann, spesialis jantung di Cleveland Clinic, Ohio.

"Jantung adalah otot sama seperti otot lainnya, jika tidak dilatih, ia akan melemah."

Isolasi sosial dan kesepian berkaitan erat dengan peningkatan risiko serangan jantung, stroke, atau kematian hingga 30 persen.

Data ini dipublikasikan dalam ulasan di Journal of the American Heart Association pada tahun 2022.