Banyak orang sudah tahu bahwa mengonsumsi makanan sehat dan berolahraga teratur penting untuk menjaga kesehatan jantung.

Namun, belum banyak yang menyadari bahwa upaya tersebut bisa sia-sia akibat beberapa kebiasaan buruk sehari-hari yang sering dianggap sepele.

>>> Mencari Titik Keseimbangan Baru Pasokan Batu Bara untuk PLTU Jeranjang

Dr. Jayne Morgan, spesialis jantung dan direktur klinis COVID Task Force di Piedmont Hospital-Healthcare, Atlanta, mengatakan bahwa perubahan gaya hidup kecil sekalipun dapat membawa perubahan besar pada kesehatan jantung jika dilakukan secara konsisten.

Terlalu Banyak Duduk

Sebuah studi internasional yang menganalisis lebih dari 100.000 orang di 21 negara menemukan bahwa individu yang duduk selama 6 hingga 8 jam sehari memiliki risiko 12 hingga 13 persen lebih tinggi untuk meninggal di usia muda dan terkena penyakit jantung.

Bagi mereka yang duduk lebih dari 8 jam sehari, risiko tersebut melonjak hingga 20 persen, menurut penelitian yang diterbitkan pada Juni 2022 di jurnal JAMA Cardiology.

Jika tuntutan pekerjaan mengharuskan duduk seharian, cobalah beristirahat sejenak secara berkala dan berjalan kaki.

Dalam laporan September 2022 di JAMA Neurology, peneliti menemukan bahwa berjalan kaki 2.000 hingga 3.800 langkah sehari sudah dapat meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko kematian dini.

American Heart Association (AHA) menyatakan bahwa berjalan cepat setidaknya 150 menit seminggu dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

Berjalan cepat selama 15 menit dua kali sehari selama hari kerja sudah mampu membawa perubahan positif.

Dr. Nicholas Ruthmann, spesialis jantung di Cleveland Clinic, Ohio, mengatakan bahwa olahraga intensitas sedang selama setengah jam, 3 sampai 5 kali seminggu, akan melindungi jantung.