Aktivitas jalan kaki secara rutin memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuh secara menyeluruh. Masyarakat tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam untuk merasakan manfaat dari olahraga ringan ini.

Meluangkan waktu 30 menit setiap hari atau hampir setiap hari sudah cukup untuk mendukung kesehatan jangka panjang.

>>> Declan Rice Cedera Saat Inggris Hadapi Kroasia di Piala Dunia

Aktivitas ini memberikan latihan moderat sekaligus konsisten bagi organ jantung dan pembuluh darah.

Menurut profesor kinesiologi Anne Brady, PhD, jalan kaki dapat meningkatkan tekanan darah istirahat dan efisiensi jantung tanpa stres yang ditimbulkan oleh olahraga lebih intens.

"Inilah salah satu alasan mengapa berjalan kaki bermanfaat bagi orang-orang di hampir semua tingkat kebugaran atau usia," katanya.

Meningkatkan Daya Tahan Fisik

Daya tahan tubuh secara fisik juga meningkat dengan rutin berjalan kaki 30 menit per hari.

Peningkatan efisiensi terjadi seiring optimalnya kinerja jantung dan paru-paru dalam menyalurkan energi ke jaringan otot.

Proses penyaluran energi memanfaatkan oksigen sebagai bahan bakar utama. Aktivitas aerobik ringan ini mampu memicu pertumbuhan mitokondria yang berfungsi sebagai pembangkit tenaga di dalam sel.

Dampaknya, jaringan otot menjadi lebih efektif dalam mengolah lemak dan oksigen menjadi energi. Hal ini membuat berbagai aktivitas fisik lainnya terasa lebih ringan.

Mengontrol Kadar Gula Darah

Kebiasaan jalan kaki membuat jaringan otot lebih optimal dalam menyerap glukosa yang beredar di aliran darah.

Kondisi ini memicu sensitivitas insulin yang lebih baik, sehingga kadar gula darah tetap stabil sepanjang hari.

>>> Pertamina EP Papua Field Berhasil Uji Produksi Sumur SLW-F2X di Sorong

Jika dilakukan konsisten dalam jangka panjang, efek positif ini membantu menekan risiko diabetes tipe 2.