Indonesia dinilai perlu meningkatkan nilai tambah atau hilirisasi mineral kritis guna memaksimalkan manfaat ekonomi nasional. Langkah ini juga bertujuan mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah.

Sebagai produsen nikel terbesar di dunia, Indonesia memiliki posisi strategis dalam rantai pasok global. Potensi ini terutama penting untuk industri baterai kendaraan listrik dan energi terbarukan.

>>> KETRACO Integrasikan Teknologi SAP untuk Stabilkan Jaringan Energi Terbarukan

Namun, potensi tersebut perlu didukung dengan penguatan industri pengolahan dan pemurnian mineral di dalam negeri. Dengan demikian, nilai ekonomi yang dihasilkan tidak hanya dinikmati oleh pasar ekspor.

>>> Kanada Incar Kemenangan Perdana Lawan Qatar di Piala Dunia

Hilirisasi mineral kritis dinilai dapat memberikan dampak lebih besar terhadap pertumbuhan industri, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan investasi.

>>> Yamaha NMAX Turbo Uji Ketangguhan di Beragam Medan Lombok

Kekayaan sumber daya alam Indonesia harus memberikan manfaat optimal bagi negara.