Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS kembali melemah pada perdagangan Kamis (18/6/2026).

Berdasarkan data Money, rupiah berada di posisi Rp 17.856 per dollar AS pada pukul 13.04 WIB.

>>> BTN Integrasikan Layanan Digital dengan Rumah123 untuk Permudah KPR

Pelemahan rupiah sejalan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang turun 1,06 persen ke level 6.154,92.

Kurs Rupiah di Tiga Bank Besar

BCA menawarkan e-Rate dengan harga beli Rp 17.812 dan harga jual Rp 17.832.

Untuk TT Counter/Bank Notes, harga beli Rp 17.615 dan harga jual Rp 17.890.

Bank Mandiri menetapkan Special Rate dengan harga beli Rp 17.845 dan harga jual Rp 17.875.

Sementara TT Counter/Bank Notes di level Rp 17.620 (beli) dan Rp 17.920 (jual).

BNI memasang Special Rate di Rp 17.805 (beli) dan Rp 17.830 (jual).

>>> MUI: Ada Gerakan Luar Negeri yang Rancang Normalisasi LGBT di Kampus

Untuk TT Counter/Bank Notes, harga beli Rp 17.730 dan harga jual Rp 17.920.

Setiap bank memiliki regulasi khusus. BCA menerapkan kurs e-Rate untuk transaksi e-Banking, dan perubahan kurs dapat terjadi sewaktu-waktu.

Bank Mandiri memberlakukan kurs indikasi khusus untuk transaksi di atas 25.000 dollar AS. Nasabah disarankan menghubungi cabang terdekat.

BNI menerapkan kurs spesial melalui aplikasi wondr by BNI. Pembelian valas di atas ekuivalen USD 50.000 per bulan wajib menyertakan dokumen underlying.

Istilah Kurs Valas yang Perlu Diketahui

Special rate atau e-Rate adalah nilai tukar khusus yang disepakati nasabah dan bank, biasanya untuk transaksi volume besar.

TT counter adalah nilai tukar penukaran valas melalui teller di cabang bank untuk transaksi harian skala kecil hingga menengah.

>>> BTN Integrasikan Aplikasi Bale dengan Platform Rumah123

Bank notes merupakan layanan jual beli mata uang asing dalam bentuk uang kertas atau tunai fisik.