Pendiri Amazon, Jeff Bezos, menyampaikan pandangan optimistis tentang dampak kecerdasan buatan (AI) terhadap lapangan kerja. Ia menilai AI bukan ancaman, melainkan peluang.

Pernyataan itu disampaikan Bezos dalam sebuah konferensi teknologi di Paris. Ia menegaskan bahwa teknologi akan mendorong produktivitas, bukan menggantikan manusia.

>>> UGM Melesat ke Peringkat 206 Dunia dalam QS WUR 2027

Bezos mengakui banyak kekhawatiran bahwa AI akan membuat manusia tidak dibutuhkan. Namun, ia sangat tidak setuju dengan pandangan tersebut.

"Saya tahu ada banyak kekhawatiran yang dimiliki banyak orang, termasuk banyak orang pintar, bahwa AI akan membuat manusia menjadi tidak dibutuhkan dan sebagainya," kata Bezos dikutip dari BBC, Kamis (18/6/2026).

"Saya sangat tidak setuju dengan sudut pandang ini. Dan saya pikir, sebenarnya, AI akan menciptakan kekurangan tenaga kerja," tutur Bezos.

>>> Huawei Daftarkan Paten Ponsel Lipat Tiga Vertikal dengan Mekanisme Huruf S

AI Buka Profesi Baru

Menurut Bezos, kehadiran AI justru akan memicu kemunculan berbagai peluang kerja baru. Profesi-profesi yang belum terbayangkan saat ini akan lahir seiring perkembangan teknologi.

Ia juga memaparkan perkembangan lini bisnis AI barunya bernama Prometheus. Proyek ini dirancang untuk mempercepat proses manufaktur fisik, terutama di sektor yang semakin terotomatisasi.

>>> KPK Periksa Politisi PDIP Riyan Dediano Terkait Kasus DJKA Kemenhub

Bezos menambahkan bahwa keterbatasan manusia selama ini bukan karena minimnya ambisi, melainkan hambatan yang kini bisa dieliminasi dengan bantuan teknologi.