Bank DBS Indonesia Fokus Garap Segmen Nasabah Affluent Lewat Wealth Management
PT Bank DBS Indonesia mengumumkan fokus pengembangan bisnis pada segmen nasabah affluent melalui layanan pengelolaan aset atau wealth management.
Langkah ini diumumkan di Jakarta pada Kamis (18/6/2026).
>>> Prabowo Panggil Mentan Amran Bahas Harga TBS Sawit yang Sempat Turun
Keputusan tersebut diambil di tengah meningkatnya persaingan bisnis pengelolaan kekayaan di industri perbankan domestik.
Pertumbuhan dana nasabah kaya yang stabil dan aman menjadi pemicu utama minat perbankan pada segmen ini.
Potensi Segmen Affluent
Head of Consumer Banking Segment & Liabilities Product DBS Indonesia Natalina Syabana mengungkapkan dominasi kepemilikan aset oleh kelompok affluent.
"Segmen affluent itu kalau kita lihat walaupun cuma 1% dari populasi seluruh Indonesia, mereka itu menguasai 70% free asset domestik," kata Natalina.
>>> Pemkab Gunungkidul Salurkan Alsintan untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Kelompok masyarakat tersebut memiliki pengaruh besar terhadap perputaran aset di dalam negeri. Peluang pertumbuhan bisnis wealth management ke depan dinilai masih terbuka lebar.
Tingkat literasi finansial masyarakat Indonesia yang terus membaik turut mendukung prospek segmen ini. Bank DBS Indonesia menyiapkan strategi penyediaan layanan pengelolaan aset yang lebih kompetitif.
Strategi tersebut mencakup analisis situasi pasar secara rutin serta penyelarasan peluang investasi dengan portofolio setiap nasabah.
>>> BI Catat Kredit Perbankan Tumbuh 11,51 Persen hingga Mei 2026
Dengan pendekatan ini, Bank DBS Indonesia berharap dapat memenangi persaingan pasar wealth management.
Update Terbaru
Chelsea Dekati Lima Pemain Real Madrid untuk Perkuat Skuad
Kamis / 18-06-2026, 16:56 WIB
Rupiah Menguat ke 17.735 per Dolar AS pada Perdagangan Hari Ini
Kamis / 18-06-2026, 16:56 WIB
Harga Bitcoin Tembus 126 Ribu Dolar AS Menjelang Pertengahan Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 16:55 WIB
Harga Crypto Hari Ini 18 Juni 2026 Bergerak Fluktuatif di Pasar Global
Kamis / 18-06-2026, 16:55 WIB
Kementerian ESDM Pangkas Insentif Biodiesel Jadi Rp32 Triliun pada 2026
Kamis / 18-06-2026, 16:55 WIB
Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalin untuk Haul Akbar Ulama Betawi di Monas
Kamis / 18-06-2026, 16:55 WIB
NATO Pantau Perkembangan Komunikasi Eropa-Rusia
Kamis / 18-06-2026, 16:55 WIB
Panselnas Cabut Penalti Rp100 Juta dalam Seleksi KDKMP dan KNMP
Kamis / 18-06-2026, 16:55 WIB
Kritik Tajam untuk Cristiano Ronaldo Usai Portugal Imbang Lawan Kongo
Kamis / 18-06-2026, 16:53 WIB
China Rilis Buku Putih Reformasi Tata Kelola Global untuk Isu Baru
Kamis / 18-06-2026, 16:52 WIB
Gibran Usul Libatkan Pesantren hingga PKK dalam Program Makan Bergizi Gratis
Kamis / 18-06-2026, 16:52 WIB
HIPMI Stocks Sambut Positif Direksi Baru BEI, Dorong IPO Perusahaan Nasional
Kamis / 18-06-2026, 16:52 WIB
Warga Koja Protes Sistem Zonasi SPMB, Anak Dekat Sekolah Tak Diterima
Kamis / 18-06-2026, 16:52 WIB
BNPB: Korban Meninggal Gempa Sulteng Bertambah Jadi Tiga Orang
Kamis / 18-06-2026, 16:52 WIB






