Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ke Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis.

Pertemuan itu membahas harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang sempat mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir.

>>> Pemkab Gunungkidul Salurkan Alsintan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

"Mungkin pertama, perkiraan saya ya, diskusi masalah TBS yang beberapa hari yang lalu turun," ucap Amran di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.

Amran mengatakan harga TBS yang sebelumnya turun kini telah kembali normal. Namun, masih terdapat sekitar 5 hingga 10 persen perusahaan yang belum sepenuhnya memulihkan harga TBS.

Pemerintah terus menindaklanjuti persoalan tersebut agar perusahaan-perusahaan yang belum menyesuaikan harga segera menaikkan harga TBS. "Kita tindaklanjuti terus sampai dia harus naikkan, mutlak naikkan," ucap dia.

Amran menyebut lebih dari 100 perusahaan dari total 274 perusahaan yang sebelumnya telah diberikan surat masih belum menaikkan harga TBS.

Dia memperkirakan sekitar 170 hingga 180 perusahaan belum melakukan penyesuaian harga.

Pembahasan Pangan Nasional

Selain membahas perkembangan harga TBS sawit, pertemuan dengan Presiden juga diperkirakan membahas kondisi pangan nasional. Termasuk keseimbangan pasokan pangan dan program hilirisasi sektor pertanian.

Sebelumnya, Mentan Andi Amran Sulaiman menyebutkan masih terdapat sekitar 130 perusahaan kelapa sawit yang belum menaikkan harga TBS sawit petani.

>>> BI Catat Kredit Perbankan Tumbuh 11,51 Persen hingga Mei 2026

Dia mengatakan sekitar 80 persen hingga 90 persen perusahaan sawit telah melakukan penyesuaian harga TBS sesuai arahan pemerintah.

"Sekarang tinggal 130-an perusahaan.

Jadi tinggal sedikit dari 1.900 perusahaan," kata Amran usai rapat koordinasi hilirisasi perkebunan dan produksi benih perkebunan di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (17/6).

Pemerintah bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan masih terus memantau perusahaan yang belum melakukan penyesuaian harga.

Pengawasan juga dilakukan terhadap perusahaan yang telah menaikkan harga agar tidak kembali menurunkan harga TBS di tingkat petani.

"Nah ini tetap diperiksa. Yang lainnya sudah naik, tapi kita monitor jangan sampai naik, turun kembali, tidak.

Kita monitor seluruh Indonesia," ujarnya.

>>> Timothee Chalamet Selaraskan Gaya Busana demi Kylie Jenner

Amran menyebut harga TBS di setiap wilayah berbeda-beda tergantung kondisi daerah dan perusahaan.