Pemkab Gunungkidul Salurkan Alsintan untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada para petani.
Langkah ini merupakan upaya strategis untuk memperkuat ketahanan pangan daerah serta meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
>>> BI Catat Kredit Perbankan Tumbuh 11,51 Persen hingga Mei 2026
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan bantuan tersebut penting mengingat peran petani sebagai pahlawan pangan. "Bila petani susah, kita semua susah.
Maka, pemerintah akan terus berupaya memastikan petani mendapatkan bantuan bibit dan traktor demi kelancaran produksi," kata Endah di Gunungkidul, Kamis.
Endah mengajak para petani untuk menjaga kesehatan agar tetap kuat mengelola lahan pertanian.
Ia juga mendorong optimalisasi lahan, terutama di wilayah yang kurang produktif atau rawan gangguan satwa seperti monyet ekor panjang.
"Menanam komoditas seperti kelapa genjah, kopi, atau durian yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan potensi pasar pariwisata," ujarnya.
Rincian Bantuan Alsintan
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Gunungkidul Rismiyadi merinci bantuan alsintan yang diserahkan. Dari Kementerian Pertanian, disalurkan 10 unit power thresher dan combine harvester.
>>> Timothee Chalamet Selaraskan Gaya Busana demi Kylie Jenner
Selain itu, terdapat lima unit traktor roda empat dan dua unit kultivator dari dana bagi hasil untuk pengembangan tembakau.
Juga satu unit traktor khusus yang berfungsi ganda sebagai traktor dan kultivator untuk penataan lahan hortikultura, serta tiga unit traktor roda dua.
"Ada tambahan juga traktor roda empat melalui jalur Dinas Pertanian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)," kata Rismiyadi.
Ia juga menyampaikan usulan bantuan bibit tanaman. Bibit kelapa untuk lahan seluas 221 hektare dan bibit durian untuk lahan 25 hektare telah direalisasikan.
Sementara bantuan bibit jagung untuk lahan 8.500 hektare dijadwalkan didistribusikan pada Juli mendatang.
Di sektor infrastruktur air, telah dilakukan pemberkasan untuk 15 unit irigasi perpompaan dan sembilan unit irigasi perpipaan dengan total nilai Rp3,5 miliar.
>>> KKP: Hibah TFCCA untuk Penguatan Ekosistem dan Ekonomi Rakyat
Proyek ini diharapkan mulai dikerjakan bulan depan.
Update Terbaru
Chelsea Dekati Lima Pemain Real Madrid untuk Perkuat Skuad
Kamis / 18-06-2026, 16:56 WIB
Rupiah Menguat ke 17.735 per Dolar AS pada Perdagangan Hari Ini
Kamis / 18-06-2026, 16:56 WIB
Harga Bitcoin Tembus 126 Ribu Dolar AS Menjelang Pertengahan Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 16:55 WIB
Harga Crypto Hari Ini 18 Juni 2026 Bergerak Fluktuatif di Pasar Global
Kamis / 18-06-2026, 16:55 WIB
Kementerian ESDM Pangkas Insentif Biodiesel Jadi Rp32 Triliun pada 2026
Kamis / 18-06-2026, 16:55 WIB
Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalin untuk Haul Akbar Ulama Betawi di Monas
Kamis / 18-06-2026, 16:55 WIB
NATO Pantau Perkembangan Komunikasi Eropa-Rusia
Kamis / 18-06-2026, 16:55 WIB
Panselnas Cabut Penalti Rp100 Juta dalam Seleksi KDKMP dan KNMP
Kamis / 18-06-2026, 16:55 WIB
Kritik Tajam untuk Cristiano Ronaldo Usai Portugal Imbang Lawan Kongo
Kamis / 18-06-2026, 16:53 WIB
China Rilis Buku Putih Reformasi Tata Kelola Global untuk Isu Baru
Kamis / 18-06-2026, 16:52 WIB
Gibran Usul Libatkan Pesantren hingga PKK dalam Program Makan Bergizi Gratis
Kamis / 18-06-2026, 16:52 WIB
HIPMI Stocks Sambut Positif Direksi Baru BEI, Dorong IPO Perusahaan Nasional
Kamis / 18-06-2026, 16:52 WIB
Warga Koja Protes Sistem Zonasi SPMB, Anak Dekat Sekolah Tak Diterima
Kamis / 18-06-2026, 16:52 WIB
BNPB: Korban Meninggal Gempa Sulteng Bertambah Jadi Tiga Orang
Kamis / 18-06-2026, 16:52 WIB






