Pengamat: Inpres Irigasi Kunci Jaga Ketahanan Pangan Hadapi El Nino
Pengamat infrastruktur dari Universitas Trisakti, Yayat Supriatna, menilai Instruksi Presiden (Inpres) tentang Irigasi menjadi kunci untuk menjaga ketahanan pangan nasional dalam menghadapi fenomena El Nino.
"Sebetulnya Inpres bersifat instruksi langsung kepada masalah di lokasi sentra-sentra pangan yang harus diatasi dengan pembangunan infrastruktur sumber daya air dalam konteks pengembangan irigasi," ujar Yayat saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Kamis.
>>> Indonesia Raih Komitmen Pendanaan Rp303 Triliun dari AIIB
Menurutnya, kebijakan tersebut penting karena rehabilitasi dan pengembangan irigasi merupakan upaya mengintegrasikan bendungan yang sudah terbangun dengan jaringan irigasi ke sentra-sentra pangan.
"Seingat kita banyak bendungan skala besar sudah terbangun. Sejauh mana optimalisasi hasil pembangunan bendungan itu dapat dimanfaatkan di sentra-sentra pangan," katanya.
Yayat menambahkan, optimalisasi bendungan bertujuan memanfaatkan potensi cadangan air yang masih tersedia untuk mengantisipasi El Nino.
Proses optimalisasi tersebut perlu melibatkan pemerintah provinsi dan daerah yang menjadi sentra pangan dalam mengelola serta merawat infrastruktur air.
>>> Swiss vs Bosnia Berebut Tiket Lolos di Grup B Piala Dunia 2026
Strategi Pemerintah Hadapi El Nino
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan strategi menghadapi musim kemarau panjang akibat El Nino untuk menjaga ketahanan pangan.
Pertama, operasi modifikasi cuaca agar hujan turun di hulu bendungan, sehingga air secara bertahap masuk ke bendungan.
Kementerian PU juga berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk menyiapkan pompanisasi guna mengairi sawah yang sudah tidak bisa menerima air dari bendung atau bendungan.
>>> Portugal Ditahan RD Kongo, Cristiano Ronaldo Ukir Rekor di Tengah Mandeknya Ketajaman
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebelumnya menjamin stok pangan berupa beras di tengah ancaman kekeringan akibat El Nino yang diprediksi terjadi tahun ini.
Update Terbaru
Harga Emas Perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas 18 Juni 2026 Turun
Kamis / 18-06-2026, 12:16 WIB
Prodia Diagnostic Line Targetkan Dana IPO Rp62,75 Miliar
Kamis / 18-06-2026, 12:15 WIB
Panselnas Hapus Penalti Rp100 Juta untuk Calon Manajer Koperasi Desa
Kamis / 18-06-2026, 12:15 WIB
Indonesia Dinilai Perlu Tingkatkan Hilirisasi Mineral Kritis
Kamis / 18-06-2026, 12:15 WIB
Uzbekistan Kalah 1-3 dari Kolombia di Debut Piala Dunia
Kamis / 18-06-2026, 12:15 WIB
Pengamat: Inpres Jalan Daerah Perkuat Konektivitas Distribusi Pangan
Kamis / 18-06-2026, 12:15 WIB
Indonesia Terpilih sebagai Anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO 2026-2030
Kamis / 18-06-2026, 12:15 WIB
Pemprov DKI Optimalkan Teknologi dan AI untuk Tata Kelola Kota
Kamis / 18-06-2026, 12:15 WIB
KETRACO Integrasikan Teknologi SAP untuk Stabilkan Jaringan Energi Terbarukan
Kamis / 18-06-2026, 12:13 WIB
Kanada Incar Kemenangan Perdana Lawan Qatar di Piala Dunia
Kamis / 18-06-2026, 12:13 WIB
Yamaha NMAX Turbo Uji Ketangguhan di Beragam Medan Lombok
Kamis / 18-06-2026, 12:13 WIB
Peruri Hadirkan Teknologi RFID Blockchain untuk Jamin Keaslian Produk Industri Kreatif
Kamis / 18-06-2026, 12:12 WIB
Sidang Perdana Kasus Korupsi Eks Ketua Ombudsman Digelar Pekan Depan
Kamis / 18-06-2026, 12:12 WIB
KAI Tutup 144 dari 172 Titik Prioritas Perlintasan, 88% Kecelakaan Akibat Menerobos
Kamis / 18-06-2026, 12:12 WIB






