Kementan Amankan Pasokan Air dan Pupuk Subsidi Hadapi El Nino 2026
Pemerintah menyiapkan strategi untuk mempertahankan produksi beras nasional pada 2026. Fokus utama adalah ketersediaan air dan pasokan pupuk bersubsidi.
Kementerian Pertanian (Kementan) mengantisipasi fenomena El Nino yang diprediksi terjadi mulai Juli tahun ini. Langkah antisipasi meliputi pengamanan sumber air dan penguatan infrastruktur irigasi.
>>> Pemerintah Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan dan Siapkan Pemutihan
Upaya ini ditargetkan mampu mengamankan produksi beras nasional dan mencapai target peningkatan produksi sebesar 1 juta ton pada 2026.
Pemerintah memperkuat perencanaan musim tanam, menyediakan sarana produksi, dan membangun infrastruktur air.
Strategi adaptasi mencakup penerapan pola tanam hemat air, pemanfaatan varietas padi tahan kekeringan, dan pengelolaan lahan efisien.
Mitigasi dilakukan melalui asuransi pertanian, manajemen risiko, serta bantuan pompa air dan sistem irigasi.
Infrastruktur Air Skala Besar
Sekretaris Ditjen Lahan dan Irigasi Pertanian (LIP) Kementan Dhani Gartina mengatakan, pemerintah berupaya mempertahankan peningkatan produksi yang telah dicapai pada 2025.
Strategi mencakup intensifikasi lahan pertanian yang sudah ada, termasuk irigasi, hingga perluasan areal tanam melalui ekstensifikasi.
Kementan telah menyiapkan program rehabilitasi jaringan irigasi tersier, pembangunan irigasi perpompaan, irigasi perpipaan, embung, dam parit, serta pengembangan sumber air alternatif.
Langkah ini juga ditujukan untuk meningkatkan indeks pertanaman sawah tadah hujan.
“Melalui Ditjen LIP, berbagai program pengembangan sumber daya air terus diperkuat, termasuk kolaborasi dengan Ditjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum (PU),” tutur Dhani.
Pembangunan sistem irigasi yang lebih baik diharapkan membuat lahan tadah hujan memperoleh suplai air secara berkelanjutan. Frekuensi tanam dan produktivitas petani ditargetkan meningkat signifikan.
“Kami berharap dengan kegiatan itu lahan yang sebelumnya hanya satu kali tanam bertambah jadi dua kali tanam dan yang dua kali tanam bisa tiga kali tanam.
Update Terbaru
Nissan Frontier 2027 Hadir dengan Sport Edition, Harga Naik Rp5 Juta
Selasa / 16-06-2026, 06:09 WIB
Lindu Aji Pati Kecam Pernyataan Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto
Selasa / 16-06-2026, 06:08 WIB
Kode Redeem Neverness to Everness Mei 2026, Klaim Hadiah Gratis
Selasa / 16-06-2026, 06:05 WIB
Prabowo Undang Jerman Perluas Investasi di Sektor Strategis
Selasa / 16-06-2026, 06:05 WIB
Bocoran OPPO Find X10 Pro: Kamera 200 MP dan Baterai 8.000 mAh
Selasa / 16-06-2026, 06:05 WIB
Harga Minyak Dunia Anjlok Hampir 5% Usai Kesepakatan AS-Iran Buka Selat Hormuz
Selasa / 16-06-2026, 06:04 WIB
IPO SpaceX Cetak Miliarder Baru dari Mantan Tukang Las
Selasa / 16-06-2026, 06:00 WIB
Promo Hypermart 24-27 April 2026: Salmon, Nanas, dan Daging Lebih Murah
Selasa / 16-06-2026, 06:00 WIB
Bukayo Saka Siap Tampil Melawan Kroasia di Piala Dunia 2026
Selasa / 16-06-2026, 05:59 WIB
IPO SpaceX Ciptakan Miliarder Baru, Mantan Tukang Las Raup Rp18,5 M
Selasa / 16-06-2026, 05:56 WIB
FIFA Wajibkan Wasit Laga Uruguay vs Arab Saudi Pakai Baju Pink
Selasa / 16-06-2026, 05:56 WIB
Unpad Buka Pendaftaran SMUP 2026 untuk S1 dan D4, Ini Syarat dan Jadwalnya
Selasa / 16-06-2026, 05:54 WIB






