Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong peningkatan produksi pangan, khususnya beras, guna mewujudkan swasembada berkelanjutan.

Pada 2027, produksi beras ditargetkan mencapai 34,83 juta ton atau setara 60,47 juta ton gabah kering giling (GKG).

>>> IRGC Iran Tembakkan Belasan Rudal Balistik ke Pangkalan Militer AS di Yordania

Angka ini naik tipis 0,17% dari target tahun 2026 sebesar 34,77 juta ton.

Untuk mengejar target tersebut, Kementan mengusulkan penambahan anggaran sebesar Rp22,43 triliun. Dengan tambahan itu, total anggaran pertanian pada Tahun Anggaran (TA) 2027 menjadi Rp45,66 triliun.

Target Komoditas Strategis Lainnya

Selain beras, Kementan juga menetapkan target produksi untuk sejumlah komoditas strategis dalam rangka mendukung Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) di TA 2027.

>>> Jadwal Bioskop Trans TV 12 - 14 Juni 2026

Produksi jagung ditargetkan 18,23 juta ton (kadar air 14%), kedelai 392 ribu ton, ubi kayu 17,79 juta ton, dan sawit 245,4 juta ton.

Sementara itu, produksi tebu ditargetkan 42 juta ton, kopi 791 ribu ton, kelapa 2,9 juta ton, kakao 633 ribu ton, pala 41 ribu ton, dan lada 64 ribu ton.

>>> Pemprov DKI Tiadakan Car Free Day 14 Juni 2026 karena Acara Internasional

Di sektor peternakan, produksi susu ditargetkan 922 ribu ton, telur 8,08 juta ton, dan daging 5,28 juta ton.