Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran meluncurkan sedikitnya 12 rudal balistik ke Pangkalan Udara Al-Azraq dan pusat kendali militer Amerika Serikat (AS) di Yordania pada Kamis (11/6/2026).

Serangan udara masif tersebut dilansir dari Bloombergtechnoz.

>>> Jadwal Bioskop Trans TV 12 - 14 Juni 2026

Pihak IRGC mengklaim gempuran ini menyasar hanggar pesawat jet tempur milik militer AS secara spesifik.

Fasilitas krusial lain yang digunakan oleh pasukan bentukan Washington, termasuk jet jenis F-35, F-15, dan F-16, juga menjadi target operasi tersebut.

Imbauan Darurat AS

Merespons serangan rudal yang tengah berlangsung, Departemen Luar Negeri AS langsung menerbitkan imbauan perjalanan dengan meminta seluruh warganya di Yordania segera mencari tempat berlindung.

>>> Pemprov DKI Tiadakan Car Free Day 14 Juni 2026 karena Acara Internasional

"Laporan menunjukkan adanya rudal, drone, atau roket yang saat ini berada di ruang udara Yordania. Segera cari perlindungan beratap dan berlindung di tempat Anda berada saat ini.

Tetaplah berada di dalam ruangan dan perhatikan pengumuman serta peringatan setempat," bunyi peringatan darurat melalui akun X resmi Departemen Luar Negeri AS, TravelGov.

Pihak Kedutaan Besar AS di Yordania menyatakan akan terus memantau situasi keamanan yang berkembang di lapangan.

>>> New York Knicks Tumbangkan San Antonio Spurs Lewat Comeback Bersejarah

Mereka berjanji akan memberikan informasi tambahan secara berkala kepada publik.