Iran menuding Ukraina sebagai dalang serangan terhadap kapal dagangnya di Laut Kaspia pada Sabtu (25/7). Serangan itu menewaskan seorang pelaut dan melukai awak lainnya.

Kementerian Luar Negeri Iran, melalui kantor berita IRNA, menyatakan kapal tersebut meledak akibat serangan. Iran menegaskan tidak akan membiarkan insiden ini tanpa klarifikasi dan pertanggungjawaban.

>>> Persija Pastikan Shin Tae Yong Tidak Dihukum 10 Tahun oleh KFA

Tudingan ini muncul setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengklaim Kyiv melakukan serangan jarak jauh di Laut Kaspia. Sasaran termasuk kapal yang terlibat pengangkutan kargo militer yang melibatkan Iran.

Dinas intelijen Ukraina (SBU) melaporkan serangan drone terhadap kapal kargo yang dikenai sanksi internasional. Kapal tersebut diduga digunakan untuk mengangkut kargo militer antara Iran dan Rusia.

Iran memanggil kuasa usaha Ukraina di Teheran pada Sabtu (25/7) untuk memprotes tindakan tersebut. Kementerian Luar Negeri Iran menyebutnya sebagai "tindakan permusuhan dan kriminal".

>>> Keributan di Menteng Jakarta Pusat Tewaskan Satu Orang

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyerukan tanggapan tegas dari Uni Eropa dan Dewan Keamanan PBB.

Hal itu disampaikan dalam percakapan dengan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Kaja Kallas.

>>> Kondisi Marselino Ferdinan Dipantau Jelang Laga Indonesia vs Kamboja

Iran menegaskan tidak pernah campur tangan dalam konflik Rusia-Ukraina. Sementara itu, Zelensky menggarisbawahi dimensi internasional yang semakin meningkat dari perang tersebut.