AS Habiskan Rp672 Triliun untuk Perang Iran, Namun Belum Mampu Menaklukkan
Amerika Serikat telah menghabiskan dana perang sebesar US$37,5 miliar atau setara Rp672 triliun untuk konflik dengan Iran, namun hingga kini belum berhasil menaklukkan negara tersebut.
Angka ini diungkapkan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dalam dengar pendapat dengan legislatif AS di Washington DC.
Hegseth juga mengajukan permintaan tambahan dana sebesar US$67 miliar untuk menutupi biaya konflik Iran dan mengisi kembali persediaan militer, serta permintaan sebesar US$1,5 triliun untuk mendanai Departemen Perang pada tahun fiskal berikutnya.
Ancaman Serangan Besar-besaran
Presiden Donald Trump terus menggempur Iran selama sebelas hari berturut-turut dan mengancam akan melakukan serangan besar-besaran.
Dalam pernyataan kepada Axios, Trump mengaku sedang mempertimbangkan 'serangan besar-besaran' yang akan jauh lebih besar dari sebelumnya. 'Saya hampir mengambil keputusan.
Kami semua sudah siap,' kata Trump.
Trump menambahkan bahwa Israel siap bergabung dalam operasi jika diminta, namun ia menegaskan tidak membutuhkan bantuan pihak lain.
'Israel akan bergabung dalam dua menit jika saya meminta mereka. Tapi kami tidak butuh siapa pun,' tambahnya.
Mengapa AS Belum Menang?
Menurut Ahli strategi dari CSIS & Lowy Institute Australia, Mick Ryan, teori kemenangan Amerika Serikat saat ini semakin kabur.
Saat AS berperang melawan Iran, mereka yakin sedang melakukan kampanye militer regional bersama mitra Israelnya, sehingga kemenangan diharapkan menjadi jalan mulus untuk regional.
Ryan, yang juga pensiunan Mayor Jenderal Angkatan Darat Australia, menjelaskan bahwa konsep kemenangan harus mencakup tujuan di luar aktivitas militer, termasuk kebutuhan jangka panjang ekonomi, diplomatik, dan sosial, serta hasil militer jangka pendek dan menengah.
Update Terbaru
Demi Peran Buta di The Odyssey, John Leguizamo Jalani Syuting Tanpa Melihat Selama 14 Jam
Minggu / 26-07-2026, 20:29 WIB
Polisi Amankan Tiga Tersangka Pengeroyokan yang Tewaskan Warga Menteng
Minggu / 26-07-2026, 20:28 WIB
Cara Saya Menilai Tempat di Google Maps Tanpa Bergantung pada Bintang
Minggu / 26-07-2026, 20:22 WIB
Langkah Pertama yang Harus Dilakukan saat Beralih dari iPhone ke Android
Minggu / 26-07-2026, 20:21 WIB
Hemat Gigabyte Ruang Google dengan Mengatur Ulang Pengaturan Cadangan
Minggu / 26-07-2026, 20:21 WIB
Kematian Mantan Komando Afghanistan di Tahanan Imigrasi AS Dinyatakan Kecelakaan
Minggu / 26-07-2026, 20:21 WIB
Antisipasi Kemarau 2026, Kementan Siapkan 56 Ribu Pompa Air untuk Lahan Sawah
Minggu / 26-07-2026, 20:17 WIB
Pesawat Piper PA-23 Apache Mangkrak di Spanyol Dilelang Mulai Rp170 Ribu
Minggu / 26-07-2026, 20:17 WIB
Topan Noul Terjang China Selatan, 340 Ribu Warga Mengungsi
Minggu / 26-07-2026, 20:17 WIB
Dampak Kemacetan dan Suhu Tinggi pada Frekuensi Penggantian Oli Mesin
Minggu / 26-07-2026, 20:17 WIB
Raksasa Teknologi AS Desak Parlemen Jangan Buru-buru Batasi Model AI Terbuka
Minggu / 26-07-2026, 20:17 WIB
Messi Jadi Penonton Spesial di Laga Klub Keluarga, Tim Kesayangan Kalah
Minggu / 26-07-2026, 20:17 WIB
Pakar Gizi Ungkap Waktu Makan Siang Ideal untuk Jaga Metabolisme dan Energi
Minggu / 26-07-2026, 20:17 WIB
Langkah Keamanan Iran Tingkatkan Risiko Hukum bagi Migran Afghanistan
Minggu / 26-07-2026, 20:14 WIB







