Waktu makan siang ternyata memiliki pengaruh signifikan terhadap fungsi tubuh. Memilih jam yang tepat dapat membantu menstabilkan energi, kadar gula darah, dan metabolisme sepanjang hari.

Ahli gizi Pham Hong Ngoc dari Vietnam Institute of Applied Medicine menyatakan bahwa waktu terbaik untuk makan siang adalah sekitar empat hingga lima jam setelah sarapan, dengan rentang pukul 11.30 hingga 12.30 dianggap ideal.

>>> Evakuasi Massal di Prancis Akibat Kebakaran Hutan Mendekati Bordeaux

"Makan siang sangat penting untuk mengembalikan energi pada siang hingga sore hari, menstabilkan kadar gula darah, serta mendukung fungsi metabolisme tubuh," ujar Pham Hong Ngoc.

Ia mengibaratkan tubuh seperti kendaraan: sarapan adalah kunci untuk menyalakan mesin, sedangkan makan siang merupakan bahan bakar yang membuat tubuh tetap bekerja optimal.

Mengapa Jeda 4-5 Jam Setelah Sarapan?

Menurut Ngoc, jeda empat hingga lima jam setelah sarapan sesuai dengan siklus alami kadar glukosa dalam tubuh.

Pada waktu tersebut, tubuh mulai membutuhkan asupan energi baru sebelum gula darah menurun.

Sebagai contoh, jika seseorang sarapan pukul 07.30, maka waktu makan siang yang disarankan adalah sekitar pukul 11.30 hingga 12.30.

Makan siang kurang dari tiga jam setelah sarapan tidak disarankan, karena dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang kemudian turun dengan cepat.

Hal ini meningkatkan risiko sakit kepala, mudah marah, hingga makan berlebihan di waktu berikutnya.

>>> Nadeo Targetkan Juara di Piala AFF 2026 yang Spesial

Risiko Jika Terlalu Lama Menunda Makan Siang

Menunda makan siang terlalu lama atau bahkan melewatkannya dapat berdampak pada kesehatan. Tubuh yang terlalu lama tidak mendapatkan asupan glukosa akan mengalami penurunan kewaspadaan, motivasi, dan produktivitas.