Menurunkan berat badan tidak selalu harus dengan diet ketat atau mengurangi porsi makan drastis.

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa perubahan sederhana dalam pola makan bisa memangkas hingga 330 kalori per hari.

>>> Mangaka Harukana Receive Rilis Manga Baru Shinkon Dakedo Captain no Kanojo

Kuncinya adalah mengurangi konsumsi makanan ultra-proses (UPF), yaitu makanan yang melalui banyak tahapan pengolahan dan mengandung tambahan gula, garam, lemak, serta bahan aditif.

Penelitian dari University of Bristol menemukan bahwa responden yang mengurangi UPF justru makan 50% lebih banyak berdasarkan berat makanan, tetapi total kalori yang masuk lebih rendah.

Mereka yang menghindari UPF rata-rata asupan kalorinya berkurang sekitar 330 kalori per hari dibandingkan yang tetap mengonsumsinya.

Hal ini karena makanan utuh seperti buah, sayuran, kacang-kacangan, dan sumber protein minim proses memiliki kepadatan kalori lebih rendah, namun kaya serat, air, vitamin, dan mineral.

Kombinasi ini membuat rasa kenyang bertahan lebih lama dan membantu mengontrol rasa lapar secara alami.

Selain mendukung penurunan berat badan bertahap, pola makan ini juga dikaitkan dengan energi yang lebih stabil, metabolisme lebih baik, dan keseimbangan hormon yang optimal.

Tips Sederhana untuk Diet Lebih Efektif

Selain mengurangi UPF, ada beberapa kebiasaan sederhana yang dapat membantu proses penurunan berat badan.

>>> Perencana Acara Korporat Beralih ke Model Akuntabilitas Tim Tunggal

Pertama, coba puasa selama 12 jam pada malam hari.

Berhenti makan sekitar tiga jam sebelum tidur dan memberi jeda makan selama 12 jam hingga pagi dapat meningkatkan kesehatan metabolisme dan jantung, serta mengurangi kalori.

Misalnya, jika tidur pukul 23.00, usahakan makan malam selesai sebelum pukul 20.00, lalu konsumsi minuman tanpa kalori seperti air putih atau teh herbal hingga sarapan.