Lebih dari tiga dekade berkarier di industri musik, Shakira masih tampil bugar dan penuh energi di usia 49 tahun.

Penampilannya disebut nyaris tak berubah sejak awal karier, termasuk saat beraksi di Halftime Show Final Piala Dunia 2026 pada Minggu (19/7/2026).

>>> A Shop for Killers Season 2 Episode 2 Sub Indo dan Spoiler serta Link Bukan LK21 tapi di Disney+:Reuni dan Rivalitas Berdarah dengan Bale Jin-man

Shakira pertama kali tampil di ajang Piala Dunia pada 2006. Kini, publik takjub karena ia masih tampak awet muda dan berenergi seperti 20 tahun lalu.

Faktor genetik mungkin berperan, namun faktor luar juga sangat berpengaruh. Pelantun 'Waka Waka' ini dikenal disiplin menjaga pola makan, rutin berolahraga, dan konsisten merawat kulit.

Pola Makan Seimbang dan Mengurangi Gula

Shakira menerapkan pola makan dengan porsi kecil tetapi kaya nutrisi agar energi tubuh tetap stabil sepanjang hari.

Pelatih pribadinya mengungkapkan bahwa ia menghindari gula tambahan dan produk olahan susu.

Sesekali, dia menikmati makanan favoritnya seperti dark chocolate dengan porsi terkontrol.

Menu sarapannya biasanya terdiri dari telur, alpukat, dan smoothie, sementara makan siang memilih hidangan berbahan dasar ikan yang kaya protein.

Menari Jadi Kunci Tubuh Tetap Bugar

Salah satu rahasia tubuh atletis Shakira adalah kebiasaannya menari.

Selain latihan koreografi yang intens, pelatihnya Anna Kaiser juga menyusun program latihan kardio intensitas rendah yang dilakukan secara konsisten, seperti bersepeda, berlari di treadmill, hingga jogging.

Menurut Anna, fokus latihan Shakira tidak hanya membakar lemak, tetapi juga mempertahankan massa otot.

"Hal terpenting adalah membangun kekuatan otot, karena setelah usia 40 tahun dibutuhkan usaha yang jauh lebih besar, baik dari sisi latihan maupun nutrisi, untuk mempertahankan dan membentuk massa otot," ujar Anna.