Penjelajah berhasil menemukan bangkai pesawat Pan American World Airways Clipper Endeavor yang jatuh pada tahun 1952 di lepas pantai Puerto Rico.

Pesawat tipe DC-4 itu ditemukan di kedalaman lebih dari 600 meter menggunakan drone sonar otonom.

>>> Cyberpunk 2077: Jadi Korporat Jahat yang Impian, Meski Harus Berpikir Keras soal Egois

Kecelakaan terjadi pada Jumat Agung tahun 1952, menewaskan 52 dari 67 orang di dalamnya.

Meski semua penumpang selamat saat mendarat di air, kepanikan terjadi karena kesulitan menemukan pelampung dan upaya menurunkan rakit sebelum pesawat tenggelam dalam hitungan menit.

Tragedi ini menjadi katalis bagi protokol keselamatan penerbangan modern, termasuk pengarahan pra-penerbangan wajib dan peralatan pelampung yang lebih baik.

"Ini menjadi batu loncatan menuju keselamatan penerbangan yang kita nikmati saat ini," kata pakar keselamatan penerbangan John Cox.

Proses Penemuan Bangkai

Presiden Air/Sea Heritage Foundation Russ Matthews mulai meneliti kecelakaan ini pada 2019 setelah mengetahui adanya label koper dari penerbangan tersebut yang terdampar di Florida.

>>> Steve McBee Sr Tunjuk Mantan Istri sebagai Presiden Interim McBee Farms

Matthews dan relawan menganalisis catatan Civil Aeronautics Board, arsip Pan Am, file Coast Guard, dan peta yang dibuat pilot Angkatan Udara yang menyaksikan kecelakaan.

Setelah cuaca buruk menghentikan pencarian awal pada 2024, yayasan bekerja sama dengan perusahaan eksplorasi laut Deep Sea Vision.

Mereka meluncurkan drone bawah laut canggih pada April lalu. "Cuaca bagus, tim yang tepat, dan peralatan yang tepat.

Kami mengambil kesempatan itu," kata CEO Deep Sea Vision Tony Romeo.

Drone tersebut memindai area seluas 10 mil laut persegi dan mengidentifikasi badan pesawat serta ekor pada lintasan pertama.

>>> Badai Parah Landa AS Timur Sebelum Cuaca Lebih Sejuk

Kru acara Discovery Channel Expedition Unknown merekam ekspedisi saat citra sonar diproses di kapal. Pembawa acara Josh Gates mengaku sangat beruntung bisa menjadi bagian dari penemuan bersejarah ini.