Kebiasaan ini juga dapat menggeser jadwal makan malam menjadi semakin larut, yang kurang baik bagi ritme alami tubuh.

Beberapa risiko lain yang dapat muncul antara lain: gula darah rendah yang memicu lemas, gemetar, perubahan suasana hati, dan sulit berkonsentrasi; asupan nutrisi tidak mencukupi sehingga kebutuhan energi, fungsi otak, dan kesehatan emosional tidak terpenuhi secara optimal; serta metabolisme melambat karena tubuh berusaha menghemat energi saat kekurangan bahan bakar.

Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan.

Tips Menjaga Konsistensi Waktu Makan

Para ahli menyarankan untuk sarapan pada waktu yang sama setiap hari agar jam makan siang secara alami bisa konsisten empat hingga lima jam kemudian.

Sarapan yang kaya akan protein, serat, dan lemak sehat membantu menjaga rasa kenyang dan mengurangi rasa lapar di pertengahan pagi.

Jika diperlukan, camilan kecil yang bergizi dapat menjadi pengganjal perut tanpa mengganggu nafsu makan saat jam makan siang.

>>> Grandy Prajayakti Mundur dari Jabatan Direktur RANS Entertainment

Menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik juga penting, karena dehidrasi dapat menimbulkan sensasi yang menyerupai rasa lapar serta memicu kelelahan.