>>> Tragedi Tabanan: Nyawa Melayang Gara-Gara Ayam Aduan, Tangis Pilu Anak SD di Depan Jenazah Ayah Bikin Merinding

'Dengan demikian, teori kemenangan harus mencakup memenangkan perang serta memenangkan perdamaian,' ujarnya.

Logika strategis pemerintahan Trump adalah bahwa penerapan intelijen dan persenjataan Barat secara tepat akan menghancurkan infrastruktur nuklir Iran, menghilangkan produksi rudal balistiknya, menurunkan kapasitas angkatan lautnya, melumpuhkan kepemimpinan seniornya, dan menciptakan kondisi bagi rakyat Iran untuk bangkit dan memaksa perubahan rezim.

Iran Siap Masuki Fase Baru Perang

Meski demikian, Iran belum berhasil ditaklukkan. Militer Iran menegaskan mulai memasuki perang fase baru melawan AS dan akan mengubah strategi dalam peperangan.

Pernyataan ini disampaikan juru bicara Angkatan Bersenjata Iran Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia.

Akraminia mengatakan operasi pembalasan Angkatan Bersenjata Iran akan berlanjut selama serangan AS terhadap infrastruktur dan daerah pesisir Iran masih berlangsung.

Ia menegaskan arena peperangan fase baru bisa menjadi salah satu pilihan strategis Iran, dan strategi lain juga akan diungkapkan pada waktu yang tepat.

Ia menambahkan bahwa Angkatan Darat Iran telah menggunakan masa gencatan senjata untuk meningkatkan kesiapan tempurnya.

'Yang penting adalah moral, motivasi, dan kemauan yang tinggi dari rekan-rekan saya di angkatan udara dan pertahanan udara untuk menghadapi agresi musuh.

>>> Tampang Pelaku Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, Kronologi dan Fakta Terbaru Kasus Sumarna, Benarkah Masih Dibawah Umur?

Untungnya, hari ini kita berada dalam kondisi kesiapan yang lebih baik daripada sebelumnya,' ujar Akriminia.