New York Knicks mencatat sejarah baru di final NBA.

Mereka berhasil membalikkan ketertinggalan 29 poin untuk mengalahkan San Antonio Spurs 107-106 pada Rabu malam di Madison Square Garden.

>>> Piala Dunia 2026 Diprediksi Beri Suntikan Ekonomi Besar ke Kota Host

Kemenangan ini membawa Knicks unggul 3-1 dalam seri best-of-seven. Mereka hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengamankan gelar juara pertama sejak 1973.

Penentu kemenangan adalah tip-in OG Anunoby memanfaatkan kegagalan tembakan tiga angka Jalen Brunson saat laga tersisa 1,2 detik.

Knicks sempat tertinggal 27 poin di babak pertama.

Jalen Brunson memimpin kebangkitan dengan 36 poin. OG Anunoby menambahkan 33 poin setelah timnya tertinggal 52-81 pada kuarter ketiga.

Menurut ESPN, rekor ini melampaui comeback final NBA sebelumnya milik Boston Celtics yang mengejar ketertinggalan 24 poin dari Los Angeles Lakers pada 2008.

Spurs tampil dominan di awal dengan 11 dari 16 tembakan tiga angka pertama masuk.

>>> PANI dan CBDK Bagikan Dividen Tunai Rp 5 Per Saham

Namun akurasi mereka anjlok menjadi 3 dari 17 di babak kedua, sehingga Knicks unggul 58-30 di sisa pertandingan.

Kekalahan ini memutus momentum positif Spurs yang sebelumnya memenangkan game ketiga di arena yang sama. Pelatih San Antonio, Mitch Johnson, mengaku kecewa.

Bintang muda Spurs, Victor Wembanyama, mencatat 24 poin dan 13 rebound.

Namun ia hanya memasukkan 9 dari 25 tembakan dan gagal mengeksekusi dua lemparan bebas krusial di sisa waktu 1 menit 47 detik.

Pemain Spurs lainnya, Dylan Harper, menyumbang 21 poin. De'Aaron Fox dan Devin Vassell masing-masing menambahkan 18 poin.

>>> Pemprov DKI Jakarta Tiadakan Car Free Day Akhir Pekan Ini

Pertandingan kelima final NBA dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam waktu setempat di kandang San Antonio Spurs.