Piala Dunia 2026 Diprediksi Beri Suntikan Ekonomi Besar ke Kota Host
Piala Dunia 2026 diproyeksikan memberikan keuntungan ekonomi melimpah bagi sejumlah kota penyelenggara di Amerika Serikat.
Menurut studi Bookies.
>>> PANI dan CBDK Bagikan Dividen Tunai Rp 5 Per Saham
com, Dallas diperkirakan menjadi kota dengan pendapatan tertinggi, mencapai USD 1,8 miliar atau sekitar Rp 32 triliun.
Kota ini akan menggelar sembilan pertandingan.
Turnamen yang berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli 2026 itu diperkirakan menarik sekitar 180 ribu wisatawan internasional.
Mereka diperkirakan membelanjakan hingga USD 60 miliar untuk akomodasi, makanan, transportasi, dan rekreasi.
Dampak Ekonomi di Berbagai Kota
Selain Dallas, kota lain yang mendapat dampak signifikan adalah Bay Area dengan USD 1 miliar, Houston USD 1,5 miliar, Seattle USD 929 juta, dan Los Angeles USD 594 juta.
Sektor akomodasi global diprediksi mengalami lonjakan pendapatan sebesar 22% selama turnamen. Industri kuliner diperkirakan menyerap lebih dari 50% belanja wisatawan, sementara perhotelan sekitar sepertiganya.
>>> Pemprov DKI Jakarta Tiadakan Car Free Day Akhir Pekan Ini
Direktur Program Bisnis Olahraga Arizona State University, Daniel McIntosh, mengatakan bahwa wilayah dengan infrastruktur wisata matang dan popularitas global akan meraih keuntungan maksimal.
"Ini adalah jenis acara yang selama puluhan tahun diperebutkan oleh berbagai wilayah," ujarnya.
FIFA sebelumnya merilis estimasi total keuntungan ekonomi bagi AS secara keseluruhan mencapai USD 17,2 miliar atau sekitar Rp 309 triliun.
Ajang ini juga diprediksi membuka lebih dari 290 ribu lapangan pekerjaan baru.
Jumlah penonton di stadion diperkirakan menembus 6,5 juta jiwa, hampir dua kali lipat dibandingkan saat AS menjadi tuan rumah Piala Dunia 1994.
>>> GRAC Ungkap Alasan Sering Bocorkan Informasi Game Baru
Kembalinya pesta sepak bola ini setelah 32 tahun menjadi motor penggerak ekonomi, terutama bagi California yang juga bersiap menyambut Olimpiade 2028.
Update Terbaru
Pemilik Restoran di Pittsburgh Tolak Tawaran Kolaborasi Berbayar Influencer TikTok
Kamis / 11-06-2026, 12:53 WIB
OJK Pastikan Intermediasi Perbankan Tetap Terjaga di Tengah Pelemahan Rupiah
Kamis / 11-06-2026, 12:52 WIB
NASA Ungkap Alasan Manusia Belum Kembali ke Bulan Sejak 1972
Kamis / 11-06-2026, 12:52 WIB
Menteri UMKM Usulkan Tambahan Anggaran Rp 1,5 Triliun untuk 2027
Kamis / 11-06-2026, 12:52 WIB
KLH Susun RPPEM Nasional untuk Kelestarian Mangrove 2026-2055
Kamis / 11-06-2026, 12:51 WIB
DJP Tambah 2,7 Juta Wajib Pajak Baru hingga Juni 2026
Kamis / 11-06-2026, 12:51 WIB
Kemenkop Usulkan Tambahan Anggaran Rp1,34 Triliun untuk Koperasi Desa
Kamis / 11-06-2026, 12:51 WIB
Cara Nonton Piala Dunia 2026 di Smart TV via MAXStream TV
Kamis / 11-06-2026, 12:49 WIB
Javier Aguirre Siapkan Timnas Meksiko Jelang Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Kamis / 11-06-2026, 12:49 WIB
OIKN Ajukan Tambahan Anggaran Rp3,2 Triliun untuk IKN Tahap Dua
Kamis / 11-06-2026, 12:49 WIB
Amerika Serikat Resmi Jadi Eksportir Minyak Terbesar Dunia pada Mei 2026
Kamis / 11-06-2026, 12:48 WIB
Pertamina Perkuat Sinergi Operasional demi Jaga Ketahanan Energi
Kamis / 11-06-2026, 12:48 WIB
Harga Emas Digital 11 Juni 2026 Alami Penurunan, Minat Investasi Tetap Tinggi
Kamis / 11-06-2026, 12:48 WIB
Bank Indonesia Proyeksikan Penjualan Eceran Mei 2026 Membaik
Kamis / 11-06-2026, 12:48 WIB






