Hongqi, divisi mobil mewah milik FAW Group, berhasil menjual dua kali lebih banyak unit dibanding Rolls-Royce di China pada 2025.

Data dari FAW menunjukkan lini Golden Sunflower Hongqi mencatat 1.400 pembeli tahun lalu.

>>> GM Raup 70 Sen dari Setiap Dolar Langganan, Hanya 4 Sen dari Penjualan Mobil

Sementara itu, analis MarkLines memperkirakan hanya sekitar 700 unit Rolls-Royce yang terdaftar di China pada periode yang sama.

Keberhasilan ini didorong oleh tren patriotisme di kalangan pembeli kaya China yang semakin bangga menggunakan merek dalam negeri.

Golden Sunflower: Mobil Mewah Bernuansa Budaya China

Hongqi tidak bersaing dalam hal tenaga atau waktu putaran Nurburgring. Sebaliknya, mereka mengedepankan budaya, kerajinan tangan, dan identitas nasional China.

Model flagship terbaru, Golden Sunflower Guoli, dibanderol sekitar Rp 25 miliar. Mobil ini diposisikan langsung melawan Rolls-Royce Phantom.

>>> Michigan Left: Desain Persimpangan Unik yang Kurangi Kecelakaan hingga 60 Persen

Detail interiornya sangat rumit.

Seorang pengrajin master menghabiskan lebih dari 1.200 jam untuk menyulam atap mobil dengan 100 benang sutra berwarna berbeda, lebih tipis dari rambut manusia, menciptakan ilusi awan di atas kepala penumpang.

Di Beijing Auto Show April lalu, ketua FAW Qiu Xiandong menyebut Guoli sebagai "karya seni yang mewujudkan kepercayaan budaya."

Ekspansi ke Malaysia dan Rusia

Setelah sukses di dalam negeri, Hongqi berniat membawa merek Golden Sunflower ke luar negeri. Perusahaan bersiap memasuki Malaysia dan memperluas kehadiran di Rusia.

>>> VW Touareg Selamat dari Serangan Rudal, Masih Bisa Jalan

Di Rusia, sanksi akibat perang Ukraina menghentikan penjualan resmi BMW dan Mercedes, membuka peluang bagi merek mewah alternatif seperti Hongqi.