Dua masjid di Tepi Barat menjadi sasaran pembakaran oleh pemukim Israel. Dalam salah satu insiden, pelaku meninggalkan coretan bertuliskan 'balas dendam' di dinding masjid.

Insiden pertama terjadi di Kota Qusra, Nablus. Video yang telah diverifikasi menunjukkan kobaran api melalap bangunan masjid yang masih dalam tahap pembangunan.

>>> Kedatangan Diomande ke Real Madrid Bisa Picu Kepergian Vinicius Junior

Wali Kota Qusra, Abdel Azim Wadi, mengatakan kebakaran menyebabkan kerusakan serius pada bagian depan bangunan. 'Api menghancurkan pintu masuk masjid dan merusak bangunan batunya,' ujarnya.

Para pelaku juga menyemprotkan grafiti berbahasa asing di dinding masjid, termasuk tulisan 'balas dendam'. Hal ini memicu kecaman dari berbagai pihak di Palestina.

Militer Israel mengonfirmasi telah mengirim personel ke lokasi setelah menerima laporan. Pasukan menemukan bekas pembakaran dan grafiti, namun para pelaku telah melarikan diri.

Militer menambahkan bahwa kepolisian Israel akan menangani penyelidikan lebih lanjut dan mengumpulkan barang bukti terkait insiden tersebut.

>>> Mantan Suami Sara Gilson Sudah Peringatkan Sejak Lama Sebelum Tragedi Pembunuhan-Bunuh Diri

Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina melaporkan pembakaran masjid lain di Desa Kour, Kota Tulkarem. Pelaku tidak hanya membakar bangunan, tetapi juga mencoret dinding dengan slogan rasis.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya operasi keamanan Israel di Tepi Barat. Operasi penangkapan besar-besaran dilancarkan setelah bentrokan yang menewaskan empat warga Palestina.

Militer Israel menyebut operasi tersebut sebagai langkah 'kontra-terorisme' di sejumlah wilayah Tepi Barat. Hingga kini, belum ada pengumuman resmi mengenai identitas pelaku pembakaran.

>>> Dangote Mulai Bangun Kilang Minyak di Lamu Tahun Ini, Target Dongkrak Ketahanan Energi Afrika Timur

Polisi Israel menyatakan penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.