Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, angkat bicara soal aksinya walk out dari rapat paripurna DPRD Sumut pada Selasa (21/7/2026) sore.

Ia meninggalkan ruang rapat setelah penandatanganan keputusan bersama Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 diwarnai perdebatan internal antaranggota dewan.

>>> Pemukim Israel Bakar Dua Masjid di Tepi Barat, Tinggalkan Grafiti 'Balas Dendam

Menurut Bobby, perdebatan itu seharusnya tidak terjadi karena seluruh rangkaian acara pokok rapat paripurna sudah selesai dilaksanakan.

"Itu masalah kuorum katanya kan dibahas lagi. Saya rasa rapat yang jadwalnya jam 09.00 sudah dimulai, walaupun ngaret.

Masalah kuorum tidak kuorum, kan rangkaian paripurna sudah selesai. Di akhir kegiatan malah dipertanyakan lagi dan diperdebatkan sesama anggota DPRD," ujar Bobby.

Ia juga heran karena fraksi yang mempersoalkan kuorum justru merupakan pihak yang anggotanya paling sedikit hadir.

>>> Kedatangan Diomande ke Real Madrid Bisa Picu Kepergian Vinicius Junior

Bobby menegaskan bahwa kisruh tersebut sepenuhnya urusan internal legislatif dan tidak melibatkan eksekutif.

"Ya sudah, itu antara mereka, antara anggota DPRD ke anggota DPRD. Mereka bilang ada rapat bersama, itu urusan mereka, bukan urusan kami yang eksekutif," tegasnya.

Karena rangkaian rapat telah rampung dan pembahasan terus berputar pada isu yang sama, Bobby bersama jajaran OPD memilih walk out untuk melanjutkan agenda kerja lain.

"Saya rasa karena ada kegiatan lain kami tinggalkan lokasi. Kalau sudah selesai, ya selesai.

>>> Mantan Suami Sara Gilson Sudah Peringatkan Sejak Lama Sebelum Tragedi Pembunuhan-Bunuh Diri

Yang dibahas masih masalah itu terus," pungkasnya.