El Nino Kuat Ancam Indonesia pada Paruh Kedua 2026
Fenomena iklim ekstrem El Nino berpotensi berkembang menjadi kategori kuat hingga sangat kuat yang membayangi Indonesia pada paruh kedua hingga akhir tahun 2026.
Peringatan ini disampaikan oleh Profesor University of Maryland, R. Dwi Susanto, dalam forum ilmiah Deep-Sea Science Forum: Toward Deep Sea Mission 2045.
>>> Jaya Konstruksi Manggala Pratama Bagikan Dividen Rp32,62 Miliar
Menurut Dwi, berbagai data observasi dan model iklim menunjukkan perubahan kondisi laut di Samudra Pasifik yang mengarah pada pembentukan El Nino.
Salah satu indikator utama adalah meningkatnya cadangan panas di bawah permukaan laut Pasifik yang berpotensi mendorong perpindahan massa air hangat ke arah timur.
Gelombang Kelvin, riak raksasa bawah laut di sepanjang ekuator Pasifik, kini mulai mendorong massa air hangat dari Pasifik barat menuju Pasifik timur.
Indikator pergerakan ini dipantau melalui suhu bawah permukaan laut, tinggi muka laut, hingga pola angin kawasan tropis Pasifik.
Posisi Indonesia berada di kawasan western Pacific warm pool dengan suhu permukaan laut tropis terpanas di dunia dan dilintasi jalur arus laut Indonesian Throughflow (Arlindo).
>>> IHSG Diprediksi Masih Rawan Melemah Lanjutan Akibat Sentimen Makro
Hal tersebut membuat perubahan kondisi perairan Indonesia menjadi indikator krusial untuk deteksi dini sistem iklim global.
Kombinasi dengan IOD Positif
Dampak El Nino diprediksi dapat berlipat ganda apabila berinteraksi dengan Indian Ocean Dipole (IOD) positif di Samudra Hindia.
Penurunan curah hujan drastis, kekeringan panjang, serta kebakaran hutan luar biasa tercatat pernah terjadi akibat kombinasi ini pada tahun 1997-1998.
Dwi menegaskan bahwa perkembangan IOD positif ditandai oleh pendinginan kuat pada suhu permukaan laut di perairan selatan Jawa dan Sumatra yang meningkatkan risiko kekeringan.
>>> Pedro Acosta Gagal Raih Kemenangan Perdana di MotoGP Hongaria 2026
Ia mengingatkan bahwa persiapan harus dilakukan tanpa menimbulkan kepanikan, namun informasi iklim harus dimanfaatkan sebagai dasar perencanaan dan mitigasi.
Update Terbaru
Nonton Film Sihir Tanah Kubur (2026) Ddi Bioskop Bukan LK21: Teror Ilmu Hitam dari Makam Wurung yang Mengguncang
Kamis / 23-07-2026, 20:00 WIB
Nonton Dan Download Film Juminten Edan (2026) di Bioskop Bukan LK21: Siap Mengungkap Teror Trauma Masa Lalu!
Kamis / 23-07-2026, 19:00 WIB
Momen Haru Akad Nikah Nathalie Holscher dan Aripat, Nasihat Menohok Ustaz Syam Soal Nafkah Halal Bikin Terenyuh
Kamis / 23-07-2026, 18:53 WIB
Manga Kusunoki's Flunking Her High School Glow-Up Diadaptasi Jadi Anime TV
Kamis / 23-07-2026, 18:50 WIB
FC Cincinnati Kembali ke MLS, Hadapi Vancouver Whitecaps
Kamis / 23-07-2026, 18:50 WIB
Jadwal dan Bocoran Fitur Free Fire Advance Server OB55
Kamis / 23-07-2026, 18:50 WIB
FF Kipas VIP Proxy 2026: Risiko Banned dan Pencurian Data Akun Free Fire
Kamis / 23-07-2026, 18:50 WIB
400+ Nama ML Keren, Aesthetic, dan Penuh Makna untuk Mobile Legends
Kamis / 23-07-2026, 18:49 WIB
Pemadaman Listrik 2 Hari: Rencana Darurat Saya Terbukti Efektif
Kamis / 23-07-2026, 18:49 WIB
60 Contoh Penggunaan Konjungsi Tujuan dalam Kalimat dan Pengertiannya
Kamis / 23-07-2026, 18:47 WIB
20+ Daftar Kalender Beasiswa Kuliah Gratis di Indonesia yang Bisa Jadi Pilihan
Kamis / 23-07-2026, 18:47 WIB
Lowongan Magang Kementerian PANRB 2026 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Cara Daftar
Kamis / 23-07-2026, 18:47 WIB







