Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera mengendalikan lonjakan harga sejumlah komoditas sayuran di ibu kota.

Kenaikan harga tersebut dipicu oleh menipisnya pasokan dari daerah sentra produksi akibat faktor cuaca ekstrem dan ancaman kekeringan.

>>> Wamen UMKM Dorong Optimalisasi PLUT Kulon Progo untuk Perkuat Pendampingan

Pramono menegaskan bahwa Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DKI Jakarta akan langsung diterjunkan untuk memeriksa penyebab utama di lapangan sekaligus merumuskan langkah penanganan yang cepat dan tepat.

"Kami akan mengontrol, TPID akan mengontrol mengenai apa perubahan atau kenaikan ini. Karena yang dilihat spot pada hari ini, tentunya kami akan mengecek untuk itu.

Tetapi yang jelas bahwa Pemerintah DKI Jakarta segera akan menangani ini," ujar Pramono di Jakarta, Jumat (17/7/2026).

>>> Yen Melemah, Apple Naikkan Harga iPhone di Jepang Hingga 11%

Meski beberapa harga pangan merangkak naik, Pramono menepis kekhawatiran masyarakat dengan menegaskan bahwa kondisi inflasi di Jakarta masih sangat aman dan terkendali.

Bahkan, hingga Juni 2026, DKI Jakarta sukses mencatatkan rekor inflasi terendah di antara seluruh provinsi yang ada di Pulau Jawa.

>>> Xiaomi Luncurkan Kamera Keamanan Tenaga Surya dengan Kamera Ganda 3K dan 4G

"Hal yang berkaitan dengan inflasi, Jakarta ini di semester sampai dengan bulan Juni kemarin, inflasinya itu terendah di seluruh Jawa," tandasnya.