Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memanggil pemilik truk yang menabrak jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan.

Kerugian akibat insiden itu diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

>>> Harga Emas Antam Hari Ini, 16 Juli 2026: Turun Tipis Rp2.000, Masih Jadi Primadona Investasi Logam Mulia?

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, mengatakan angka pasti kerugian masih dalam perhitungan. Namun, kerusakan material sudah diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Pembangunan ulang JPO Tendean akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pemprov DKI juga membuka opsi dukungan dari corporate social responsibility (CSR) perusahaan pemilik truk.

"Utama dari APBD DKI Jakarta. Kami juga sedang melakukan pembicaraan terkait pertanggungjawaban pihak perusahaan pemilik truk," ujar Chico, Kamis (16/7).

Chico menambahkan, perencanaan teknis pembangunan JPO baru sedang disusun oleh Dinas Bina Marga. Rencananya, akan ada penambahan pengamanan tinggi muatan untuk mencegah kejadian serupa.

JPO di Jalan Kapten Tendean rusak parah setelah ditabrak truk crane pada Selasa (14/7) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Truk tersebut mengangkut alat berat dan tersangkut di bawah jembatan.

>>> Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp2,633 Juta per Gram

Akibat tabrakan, JPO miring dan nyaris roboh. Lalu lintas di sekitar lokasi sempat macet parah dan direkayasa hingga malam hari.

Dari pemeriksaan sementara, sopir truk bernama Andre (28) diduga menggunakan ponsel saat kejadian. Andre mengaku sedang fokus melihat aplikasi peta daring (maps).

"Kita fokus lihat Maps," kata Andre saat ditemui di lokasi, Selasa (14/7).

Andre mengaku baru pertama kali melewati JPO Tendean.

Truk yang dikendarainya berasal dari Bogor dan akan mengantar alat berat ke Kejaksaan Agung di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

>>> Jejak Cape Verde di Final Piala Dunia Spanyol vs Argentina

Pemprov DKI berkomitmen membangun JPO baru yang lebih kokoh dan ramah pejalan kaki. Proses perencanaan memerlukan waktu untuk memastikan keamanan dan mencegah kecelakaan serupa.