Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tengah membuka pendaftaran program Magang Nasional 2026 secara online. Pendaftaran telah dimulai sejak 15 Juli 2026 dan akan ditutup pada 28 Juli 2026.

Namun, dalam proses pendaftaran, tidak sedikit peserta yang menerima notifikasi status "akun masih belum memenuhi syarat" di situs Magang Nasional Hub Kemnaker.

>>> Ketua DPD RI Puji Modernisasi China Berdampak Positif bagi Indonesia

Lantas, apa penyebabnya dan bagaimana solusinya?

Penyebab Status Belum Memenuhi Syarat

Ada beberapa faktor yang menyebabkan status akun belum memenuhi syarat. Pertama, nomor NIK tidak valid karena data tidak sesuai dengan data Dukcapil.

Kedua, nomor NIK tercatat ganda atau sudah terdaftar.

Hal ini bisa terjadi jika NIK terdaftar di lebih dari satu perguruan tinggi, pernah menjadi peserta program pemagangan sebelumnya, atau sudah terdaftar sebagai ASN di database BKN.

Ketiga, data pendidikan belum sinkron antara PDDikti dan Kemnaker. Keempat, pihak perguruan tinggi belum menginput data kelulusan pada periode terakhir penarikan data.

>>> Scoop of Joy: Shangri-La Surabaya Rayakan Hari Es Krim Sedunia dengan Sunday Brunch

Kelima, kesalahan pengisian data, terutama tanggal kelulusan. Jika satu angka saja salah, sistem akan membaca masa kelulusan sudah melebihi satu tahun.

Keenam, data di akun SIAPKerja belum diisi lengkap.

Solusi yang Bisa Dilakukan

Untuk mengatasi masalah ini, pastikan data diri sudah benar di sistem PDDikti dan status kelulusan tercatat resmi. Pastikan NIK dan identitas diri sudah sinkron dan sesuai.

Periksa kembali input data agar tidak ada kesalahan. Lengkapi seluruh data diri secara jelas dan menyeluruh.

Jika data tidak sesuai, kunjungi Dukcapil setempat untuk perbaikan data kependudukan.

>>> Rasanya Bertemu Jokowi Langsung di Solo: 'Seperti di Surga'

Peserta juga dapat menghubungi pihak kampus untuk segera memperbarui atau melaporkan data kelulusan ke PDDikti. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan status akun dapat segera terverifikasi.