Golden Boy Promotions dan Zuffa Boxing mengumumkan bahwa Ryan Garcia akan mempertahankan sabuk juara kelas welter WBC melawan Conor Benn pada 12 September 2026.

Pertarungan tersebut akan digelar di T-Mobile Arena, Las Vegas, bertepatan dengan akhir pekan Hari Kemerdekaan Meksiko.

>>> Pemadaman Listrik SDG&E di Orange County, 22.500 Pelanggan Terdampak

Jadwal ini menimbulkan bentrok siaran langsung dengan TKO, perusahaan induk Zuffa Boxing dan UFC, yang pada malam yang sama menggelar Noche UFC di Glendale, Arizona.

Hak siar pertarungan perebutan gelar ini dibagi berdasarkan wilayah. Penonton di Amerika dapat menonton melalui Paramount+, sementara DAZN akan menyiarkan di Inggris.

Ini adalah promosi bersama pertama antara CEO UFC Dana White dan pendiri Golden Boy Oscar De La Hoya, yang sebelumnya terlibat perseteruan publik sejak De La Hoya mengkritik pertarungan Conor McGregor vs Floyd Mayweather pada 2017.

Sebelum pengumuman resmi, De La Hoya menyatakan keberatan tentang bagaimana pertarungan ini diatur, dengan alasan perjanjian yang sudah ada dan mempertanyakan permintaan publik.

"Banyak berita palsu beredar," kata De La Hoya pada 2 Juli.

"Orang-orang memposting tentang pertarungan Ryan Garcia dan Conor Benn di Las Vegas, 12 September, tapi saya belum didekati untuk membuat pertarungan ini."

>>> Jadwal Tee Time Babak Pembuka The Open 2025 di Royal Birkdale

De La Hoya menjelaskan bahwa Garcia memiliki kontrak dua pertarungan dengan pihak Saudi, dan pertarungan pertama adalah melawan Barrios.

"Rupanya pihak Saudi memilih Conor Benn sebagai lawan Ryan berikutnya," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan preferensinya untuk memilih Devin Haney sebagai lawan tanding ulang, yang dianggapnya sebagai pertarungan yang lebih besar.

"Tapi karena Turki memiliki Zuffa dan ingin membantu mereka, dia memilih Conor Benn," tambah De La Hoya.

Garcia memasuki pertarungan ini setelah kemenangan atas Mario Barrios pada Februari lalu, di mana ia merebut gelar WBC kelas welter melalui keputusan mutlak.

>>> PBB: Lebih dari 500 Orang Dikhawatirkan Tewas dalam Tenggelamnya Kapal di Myanmar

Sementara itu, Benn berusaha mempertahankan momentum setelah meraih kemenangan mutlak atas Regis Prograis pada April.