Promotor CSI Entertainment telah menjadwalkan pertandingan tinju ekshibisi antara Floyd Mayweather dan Mike Tyson pada 26 September 2026 di American Airlines Center, Dallas.

Hal ini terungkap dalam pengajuan pengadilan federal baru-baru ini.

>>> Conor McGregor vs Max Holloway: Rematch di UFC 329

Acara ini awalnya direncanakan pada 30 Mei 2026, tetapi cedera yang dialami Tyson yang berusia 60 tahun memaksa penundaan.

Penundaan itu memicu klausul kontrak yang memberikan jendela enam bulan bagi CSI untuk menjadwal ulang pertandingan.

Perusahaan promotor saat ini terlibat dalam pertarungan hukum.

CSI menggugat Mayweather sebesar $4,65 juta atas uang muka yang diklaim telah dibayarkan, dengan tuduhan bahwa ia melanggar perjanjian hak eksklusif dengan merencanakan pertandingan ekshibisi terpisah melawan petarung kickboxing Mike Zambidis pada 27 Juni.

Meskipun Hakim Distrik AS Vernon S.

Broderick menolak permintaan CSI untuk perintah penahanan sementara guna memblokir pertarungan Zambidis yang kini dibatalkan, pengadilan saat ini sedang meninjau proposal untuk sidang perintah penahanan awal.

Pengacara CSI, Judd Burstein, meminta pengadilan untuk mempercepat proses dan menjadwalkan sidang tiga hari pada akhir Agustus.

Hal ini untuk memastikan waktu promosi yang memadai bagi tanggal September yang baru ditetapkan.

"Pertama, Penggugat percaya bahwa sidang perintah penahanan awal akan memerlukan dua hingga tiga hari kesaksian dan meminta Pengadilan menjadwalkan sidang pada 26 hingga 28 Agustus 2026 — tanggal di mana David Jonelis, pengacara utama untuk Tergugat Floyd Mayweather Jr., telah memberi tahu saya bahwa ia tersedia," kata Burstein.

>>> Hayden Panettiere dan Tori Spelling Batal Hadiri Konvensi Horor karena Darurat

Penasihat hukum menekankan bahwa jadwal yang ditentukan sangat penting untuk mengoordinasikan logistik dan mengamankan partisipasi pihak-pihak yang terlibat.