OpenAI Tutup Browser Atlas yang Diklaim Akan Mengubah Segalanya

OpenAI secara resmi menutup browser Atlas, produk yang baru diluncurkan pada Oktober lalu.
Browser berbasis AI ini diklaim mampu membantu pengguna memahami dunia dan mencapai tujuan dengan menempatkan ChatGPT sebagai pusat.
>>> Mob Psycho 100 III Anime Rayakan 10 Tahun dengan Film Pendek Baru
Atlas memiliki fitur "agent mode" yang dirancang untuk memesan tiket pesawat atau membeli bahan makanan secara otomatis.
Kepala ChatGPT OpenAI saat itu menyebut browser ini sebagai langkah besar dalam evolusi ChatGPT menjadi sistem operasi AI.
Namun, masalah mulai terlihat sejak awal. Atlas rentan terhadap serangan prompt injection yang membahayakan keamanan siber.
Agennya bekerja sangat lambat—butuh waktu sepuluh menit hanya untuk menambahkan tiga item ke keranjang belanja Amazon.
Browser ini juga mengabaikan sebagian besar internet karena kekhawatiran hak cipta. Akibatnya, OpenAI memutuskan untuk menghentikan Atlas hanya sembilan bulan setelah peluncuran.
>>> Visual Effects Society Masukkan Ishirō Honda dan Tomoyuki Tanaka ke Hall of Fame
Dalam pengumuman resmi, OpenAI mengatakan akan memperbarui ekstensi browser untuk Google Chrome dengan memanfaatkan pembelajaran dari Atlas. Atlas dijadwalkan berhenti berfungsi pada 9 Agustus 2026.
Atlas bergabung dengan deretan produk OpenAI yang gagal, termasuk Sora, aplikasi text-to-video yang hanya bertahan lima bulan.
CEO aplikasi OpenAI, Fidji Simo, menyebut produk-produk ini sebagai "side quests" yang mengganggu, dan ia sendiri kini meninggalkan perusahaan.
Sebagai gantinya, OpenAI meluncurkan ChatGPT Work, platform perangkat lunak untuk pekerjaan kantor. Platform ini dapat mengumpulkan informasi dari berbagai aplikasi dan menyelesaikan tugas kompleks secara mandiri.
>>> Menggunakan Gemini dengan Samsung Notes: Pengalaman yang Mengubah Cara Saya Bekerja
Namun, keberhasilan ChatGPT Work masih diragukan mengingat implikasi keamanan siber dari memberikan akses luas kepada agen AI ke data sensitif.
Update Terbaru
Alexander Zverev Tembus Final Wimbledon untuk Pertama Kalinya
Minggu / 12-07-2026, 23:42 WIB
Pangeran dan Putri Wales Hadiri Final Wimbledon 2026
Minggu / 12-07-2026, 23:42 WIB
Max Holloway Kalahkan Conor McGregor di UFC 329 Usai Cedera Lutut
Minggu / 12-07-2026, 23:42 WIB
Penyanyi Legendaris India S Janaki Meninggal di Usia 88 Tahun
Minggu / 12-07-2026, 23:42 WIB
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat di Usia 74
Minggu / 12-07-2026, 23:42 WIB
Gelombang Panas Ekstrem di Eropa Tewaskan Ratusan Orang, Landmark Tutup
Minggu / 12-07-2026, 23:42 WIB
FIFA Pertimbangkan Perluas Piala Dunia Jadi 64 Tim pada 2030
Minggu / 12-07-2026, 23:42 WIB
Penumpang Tersedot Keluar Pesawat, Bertahan Berkat Sabuk Pengaman
Minggu / 12-07-2026, 23:37 WIB
Fallout: New Vegas Sengaja Lebih Sulit, Ini Kata Josh Sawyer
Minggu / 12-07-2026, 23:37 WIB
Fitur Pencarian AI Google Drive Dianggap Tidak Berguna, Ini Trik Alternatifnya
Minggu / 12-07-2026, 23:37 WIB
Roy Suryo Sengaja Ingin Perkara Terus Bergulir, Ini Strategi Hadapi Jokowi
Minggu / 12-07-2026, 23:26 WIB
PTPP Bawa Proyek Twin Tower UNDIP ke Panggung Konstruksi Dunia
Minggu / 12-07-2026, 23:22 WIB
FDC Jadikan MOP Padel 2026 Panggung Edukasi Kesehatan Gigi Berbasis Teknologi
Minggu / 12-07-2026, 23:22 WIB
Polisi OTT Kadishub Siak karena Peras Kontraktor Transportasi Air
Minggu / 12-07-2026, 23:22 WIB







