Roy Suryo Sengaja Ingin Perkara Terus Bergulir, Ini Strategi Hadapi Jokowi
Kuasa hukum Roy Suryo, Ahmad Khozinudin, mengungkap strategi yang sejak awal disiapkan timnya dalam mendampingi pihak-pihak yang dilaporkan terkait dugaan pencemaran nama baik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam perkara dugaan ijazah palsu.
Menurutnya, strategi tersebut dirancang agar perkara dapat bergulir hingga pokok persidangan sehingga pembuktian dapat dilakukan secara terbuka.
>>> PTPP Bawa Proyek Twin Tower UNDIP ke Panggung Konstruksi Dunia
Hal itu disampaikan Khozinudin dalam podcast TV Keadilan bersama jurnalis senior Darmawan Sepriyossa.
Ia mengatakan perjuangan timnya tidak semata-mata bertujuan membebaskan klien dari proses hukum, melainkan memastikan perkara tidak berhenti sebelum memasuki tahap pembuktian.
Menghindari Penahanan
Khozinudin menjelaskan, tantangan pertama yang dihadapi timnya adalah mencegah agar para pihak yang didampinginya tidak ditahan selama proses hukum berlangsung.
Menurut dia, sejak awal timnya menilai terdapat penggunaan Pasal 32 dan Pasal 35 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang ancaman hukumannya berada di atas lima tahun sehingga berpotensi menjadi dasar penahanan.
"Perjuangan kami yang pertama itu membongkar adanya pasal selundupan 32/35 karena ancamannya di atas lima tahun sehingga itu menjadi modus operandi untuk bisa menahan," ujar Khozinudin.
Ia mengatakan timnya kemudian berupaya membangun opini publik bahwa pasal utama dalam perkara tersebut adalah dugaan pencemaran nama baik, bukan pasal ITE yang ancaman pidananya lebih tinggi.
Menurutnya, langkah itu dilakukan agar alasan objektif untuk melakukan penahanan menjadi tidak relevan.
Selain itu, Khozinudin mengungkapkan timnya juga menggalang dukungan dari berbagai tokoh masyarakat untuk memberikan jaminan terhadap Roy Suryo dan pihak lain yang didampinginya.
Ia menilai langkah tersebut turut berkontribusi sehingga tidak ada penahanan pada tahap penyidikan maupun setelah pelimpahan perkara.
Update Terbaru
Prospek Muda MLB Berkumpul di Futures Game 2026
Senin / 13-07-2026, 00:47 WIB
BBC Dikritik karena Abaikan Latar Hukum Zverev di Wimbledon
Senin / 13-07-2026, 00:47 WIB
John Kavanagh Bantah Cedera Sebelumnya pada Kekalahan Conor McGregor di UFC 329
Senin / 13-07-2026, 00:46 WIB
Kabut Tebal Ganggu Putaran Ketiga Genesis Scottish Open
Senin / 13-07-2026, 00:44 WIB
Jacob Misiorowski Batal Tampil di All-Star Game karena Kelelahan Lengan
Senin / 13-07-2026, 00:43 WIB
Pitcher Rookie Burns dan Misiorowski Batal Tampil di All-Star karena Cedera
Senin / 13-07-2026, 00:43 WIB
The Cribs Ungkap Lagu-Lagu Favorit yang Penuh Kenangan Emosional
Senin / 13-07-2026, 00:43 WIB
Ukraina Hentikan Pelayaran Rusia di Laut Azov dengan Serangan Drone
Senin / 13-07-2026, 00:43 WIB
Ancaman dan Serangan Balik Membahayakan Kemajuan Diplomasi AS-Iran
Senin / 13-07-2026, 00:42 WIB
Senator Lindsey Graham Meninggal Dunia di Usia 71 Tahun
Senin / 13-07-2026, 00:42 WIB
7 Smartphone dengan AI Terbaik 2026: Fitur Canggih yang Wajib Kamu Tahu
Senin / 13-07-2026, 00:41 WIB
Apa Itu SBN? Panduan Beli, Jual, dan Return Bulanan Terbaru Juli 2026
Senin / 13-07-2026, 00:39 WIB
Fitur Google Keep di Layar Kunci Masih Tertunda Setelah Tiga Tahun
Senin / 13-07-2026, 00:38 WIB
Tensor G6 Bukan Downgrade, Ini Bukti Google Paham Prioritas
Senin / 13-07-2026, 00:38 WIB







