Tahun 2026 diprediksi menjadi era keemasan bagi teknologi kecerdasan buatan (AI) yang terintegrasi dalam smartphone.

Dengan perkembangan chipset yang semakin canggih, AI tidak lagi sekadar fitur tambahan, melainkan inti dari pengalaman pengguna.

>>> Apa Itu SBN? Panduan Beli, Jual, dan Return Bulanan Terbaru Juli 2026

AI akan mengubah cara kita berinteraksi dengan perangkat sehari-hari.

Evolusi AI di Smartphone: Lebih dari Sekadar Asisten Suara

Perjalanan AI dalam smartphone telah berkembang pesat dari sekadar asisten suara sederhana seperti Siri atau Google Assistant.

Di tahun 2026, kita akan melihat AI yang jauh lebih canggih, mampu melakukan pemrosesan data kompleks secara on-device berkat Neural Processing Unit (NPU) yang terdedikasi.

NPU ini memungkinkan smartphone untuk menjalankan algoritma pembelajaran mesin dengan efisiensi energi yang tinggi dan kecepatan yang luar biasa.

Evolusi ini berarti AI tidak hanya merespons perintah, tetapi juga belajar dari kebiasaan pengguna, memprediksi kebutuhan, dan secara proaktif menawarkan solusi.

Dari optimasi baterai yang cerdas hingga peningkatan keamanan biometrik, AI akan menjadi otak di balik setiap fungsi penting smartphone.

Fitur AI Unggulan yang Akan Mendominasi di 2026

Di tahun 2026, beberapa fitur AI akan menjadi standar dan bahkan mendefinisikan keunggulan sebuah smartphone.

Salah satunya adalah fotografi komputasi generatif.

AI akan mampu tidak hanya meningkatkan kualitas gambar dalam kondisi cahaya rendah atau mengatur fokus, tetapi juga secara cerdas menambahkan atau menghilangkan objek, mengubah latar belakang, atau bahkan menciptakan elemen visual baru berdasarkan konteks dan preferensi pengguna, semuanya secara real-time.

Selain itu, asisten personal yang hiper-personalisasi akan menjadi kenyataan.

AI akan mampu mengelola jadwal, memberikan rekomendasi proaktif berdasarkan lokasi dan kebiasaan, hingga menyaring notifikasi penting.