Seekor bison jantan seberat 900 kilogram (2.000 pon) menyerang dan melukai parah seorang turis di Taman Nasional Yellowstone, Wyoming, Amerika Serikat, pada Jumat (26/7).

Peristiwa terjadi di area perkemahan Bridge Bay saat pria tersebut berjalan bersama cucunya. Bison itu melemparkan korban setinggi delapan kaki (sekitar 2,4 meter) ke udara.

>>> Ketegangan Tuchel dan Bellingham Warnai Kamp Inggris Jelang Semifinal Piala Dunia

Mike MacLeod, fotografer profesional yang berkemah di dekat lokasi, merekam kejadian tersebut. Ia mengatakan bison mulai bergerak melalui perkemahan menuju sekelompok anak-anak yang sedang berfoto.

"Bison berjalan melewati perkemahan.

Dia mendekati sekelompok anak-anak yang mengambil foto dari jarak cukup jauh, lalu menyerang mereka," kata MacLeod kepada Cowboy State Daily.

Para pekemah berteriak memperingatkan orang lain saat bison terus berlari. Kakek dan cucu itu sempat mundur ke balik pohon, namun bison kemudian mengejar sang kakek.

"Bison mengaitkannya dengan tanduk kiri di pinggul dan melemparkannya ke udara. Dia berputar sempurna dan mendarat miring," ujar MacLeod.

Bystanders kemudian berteriak dan berlari ke arah hewan itu untuk mengusirnya. MacLeod mengaku sangat khawatir bison akan menanduk korban yang tergeletak di tanah.

>>> Ketegangan Tuchel dan Bellingham Warnai Kamp Inggris Jelang Semifinal Piala Dunia

Korban mengalami luka signifikan. Cucunya mengatakan, "Dia mengalami luka yang cukup parah dan belum pulih sepenuhnya."

Situs web taman memperingatkan bahwa bison adalah hewan liar dan berbahaya meskipun tampak jinak. Pengunjung diwajibkan menjaga jarak minimal 25 yard (23 meter) dari bison.

MacLeod mencatat bahwa para pekemah telah menjaga jarak hormat sebelum serangan tak terprovokasi itu. "Saya tidak melihat siapa pun mendekat.

Orang-orang berteriak 'Hati-hati, ada bison lewat' dan mereka menjaga jarak," katanya.

Insiden terjadi selama musim kawin bison tahunan. "Anda bisa tahu dia gelisah, marah, dan menyerang apa pun," tambah MacLeod.

Ini adalah pertemuan bison kedua yang tercatat di taman pada tahun 2026, setelah insiden 26 Juni yang melibatkan seorang anak berusia 12 tahun di dekat Mud Volcano.

>>> Mantan Bos PlayStation: Biaya Tinggi Kurangi Keberagaman Game

Layanan Taman Nasional mengatakan korban dilarikan ke rumah sakit dan insiden masih diselidiki.