Petenis Jerman Alexander Zverev memastikan tempat di final tunggal putra Wimbledon untuk pertama kalinya dalam kariernya.

Ia mengalahkan petenis tuan rumah Arthur Fery dengan skor 7-6 (0), 6-2, 6-4 dalam pertandingan yang berlangsung selama 2 jam 14 menit di All England Lawn Tennis and Croquet Club, Minggu (12/7/2026).

>>> Seattle Reign FC Jamu Portland Thorns FC di Lumen Field

Untuk meraih gelar Grand Slam kedua secara beruntun, Zverev harus mengalahkan petenis nomor satu dunia Jannik Sinner.

Tantangan ini berat karena Zverev memiliki rekor 0-9 melawan Sinner sejak 2024.

Jika menang, Zverev akan menjadi pria ketujuh di Era Open yang memenangkan Roland Garros dan Wimbledon di tahun kalender yang sama.

Ia juga akan menjadi petenis pertama yang meraih gelar Grand Slam kedua segera setelah gelar pertamanya.

"Ini luar biasa.

Grand Slam ini selalu menjadi yang paling sulit bagi saya, dan sekarang saya berada di final Wimbledon," kata Zverev.

Ia mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada tim pelatih dan pendukungnya menjelang final.

"Saya sangat bahagia.

Sangat bangga dengan tim dan semua yang terlibat, dan kami memiliki satu pertandingan lagi pada hari Minggu," ujarnya.

Sebelum tampil di London, keluarga Zverev termasuk kekasihnya Sophia Thomalla dan putrinya yang berusia 5 tahun, Mayla, menontonnya bertanding di Terra Wortmann Open di Jerman.

Neneknya, Natalia Fateeva, juga hadir tetapi tidak bisa bepergian ke London karena memegang paspor Rusia dan melebihi batas visa 90 hari.

Zverev mencatat bahwa kehadiran putrinya di turnamen profesional sudah menjadi hal biasa musim ini.

>>> Manga Crossover Code Geass dan Gundam Wing Resmi Diluncurkan