Pemerintah menghadirkan kebijakan baru dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026.

Selain mengenalkan lingkungan sekolah, murid baru juga bisa mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai langkah deteksi dini kondisi kesehatan fisik dan mental.

>>> FIFA Ingin Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Peserta

Program ini bertujuan memastikan peserta didik memulai kegiatan belajar dalam kondisi sehat.

Hasil pemeriksaan dapat menjadi acuan bagi orang tua, sekolah, dan tenaga kesehatan untuk memantau perkembangan murid serta menciptakan lingkungan belajar yang sesuai.

Cara Daftar Cek Kesehatan Gratis MPLS 2026

Pendaftaran dilakukan secara digital melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile milik Kementerian Kesehatan. Program ini berlaku bagi seluruh peserta didik baru dari SD hingga SMA/SMK.

Untuk jenjang TK, SD, dan SMP, pendaftaran dilakukan oleh orang tua atau wali. Sementara untuk SMA/SMK, siswa dapat mendaftar secara mandiri.

Langkah pertama, unduh aplikasi SATUSEHAT Mobile melalui Google Play Store atau App Store. Masuk menggunakan akun SATUSEHAT atau buat akun baru jika belum memiliki.

Kedua, buka menu Profil Tertaut, tambahkan profil anak, dan simpan datanya. Pilih profil anak yang akan mengikuti Cek Kesehatan Gratis.

Ketiga, masuk ke menu Tiket Pemeriksaan lalu lengkapi identitas anak pada profil SATUSEHAT Mobile. Pada kolom pekerjaan, pilih Pelajar.

>>> Gelombang Panas Ekstrem Landa Korsel, Gyeongsan dan Pohang Siaga Darurat

Pilih lokasi sesuai kecamatan tempat sekolah berada serta pastikan kabupaten/kota sudah benar.

Keempat, pilih nama sekolah dan jenjang pendidikan.

Isi data pendukung seperti nomor BPJS Kesehatan, alamat domisili, golongan darah, riwayat penyakit, hingga identitas orang tua atau wali.

Kelima, klik Selanjutnya dan periksa kembali seluruh data. Centang Formulir Persetujuan, kemudian tekan Simpan.

Jika berhasil, tiket Cek Kesehatan Gratis Sekolah akan muncul secara otomatis.

Terakhir, buka menu Isi Skrining pada tiket yang telah diterbitkan dan jawab seluruh pertanyaan skrining kesehatan mandiri hingga proses selesai.

Melalui program ini, kondisi kesehatan murid dapat diketahui sejak awal, mulai dari status gizi, kesehatan indra, hingga kesehatan umum.

>>> Mladenovic dan Guo Juara Ganda Putri Wimbledon 2026

Dengan demikian, sekolah bersama orang tua dan tenaga kesehatan dapat berkolaborasi untuk memastikan setiap peserta didik siap menjalani proses belajar secara optimal.