Badan Meteorologi Korea Selatan (KMA) mengeluarkan peringatan darurat gelombang panas tingkat tertinggi untuk Gyeongsan dan Pohang. Suhu di kedua kota itu mendekati 39 derajat Celcius.

Peringatan tersebut dikeluarkan pada Minggu (12/7) pagi.

>>> Mladenovic dan Guo Juara Ganda Putri Wimbledon 2026

Ini adalah kali pertama KMA menerapkan 'peringatan darurat gelombang panas', level tertinggi yang baru diperkenalkan untuk merespons suhu musim panas yang semakin ekstrem.

Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) mendesak warga di Gyeongsan dan Pohang untuk menghentikan atau menunda aktivitas di luar ruangan.

Langkah ini diambil untuk mencegah dampak buruk akibat suhu ekstrem.

Kriteria Peringatan Darurat

Peringatan darurat gelombang panas dikeluarkan jika suatu daerah mengalami setidaknya dua hari berturut-turut dengan suhu terasa mencapai 35 derajat Celcius atau lebih.

>>> Sinner Pertahankan Gelar Wimbledon, Noskova Juara Tunggal Putri

Selain itu, suhu terasa diperkirakan mencapai 38 derajat Celcius dalam sehari, atau suhu tertinggi siang hari mencapai 39 derajat Celcius.

KMA memperkenalkan level tertinggi baru dalam sistem peringatan gelombang panas pada 1 Juni lalu. Ini merupakan perombakan pertama sistem peringatan panas Korea dalam 18 tahun.

Suhu melonjak di Gyeongsan dan Pohang selama akhir pekan.

Hayang-eup di Gyeongsan mencatat suhu tertinggi harian 39,9 derajat Celcius pada Sabtu (11/7), sementara Gigye-myeon di Pohang mencapai 37,2 derajat Celcius.

>>> Jannik Sinner Pertahankan Gelar Wimbledon Usai Kalahkan Alexander Zverev

Kedua daerah diperkirakan akan mengalami kenaikan suhu hingga hampir 39 derajat Celcius pada hari Minggu. Warga diimbau untuk tetap waspada dan menghindari aktivitas di luar ruangan.