Gelombang panas yang melanda wilayah Wake County membuat petugas pemadam kebakaran di Holly Springs harus bekerja dalam kondisi kabin mobil yang bisa mencapai 120 derajat Fahrenheit tanpa pendingin udara.

Kepala Pemadam Kebakaran Holly Springs, LeRoy Smith, mengatakan tiga dari enam kendaraan utama dinasnya tidak memiliki AC yang berfungsi.

>>> BEI Kebanjiran Emiten Baru, 6 IPO Raup Dana Hampir Rp1,9 Triliun

Masalah ini, menurut Smith, juga dialami oleh beberapa dinas pemadam lainnya.

"Saya berbicara dengan salah satu vendor kami pagi ini yang sedang mengerjakan salah satu truk kami.

Dia bilang ada 30 truk pemadam dalam antrean sekarang, semuanya dengan masalah AC," ujar Smith.

Letak mesin pada beberapa kendaraan pemadam menyebabkan kabin bisa memanas hingga 120 derajat tanpa AC. Perlengkapan wajib untuk panggilan kebakaran juga menambah beban sekitar 100 pon bagi petugas.

Seorang juru bicara Kota Holly Springs menyatakan bahwa AC pada truk pemadam memang rentan rusak dan sulit diperbaiki karena beroperasi di lingkungan ekstrem dengan waktu idle lama, suhu ruang mesin tinggi, getaran konstan, dan konfigurasi pipa khusus.

Holly Springs dijadwalkan menerima tiga truk pemadam baru dari pabrikan mulai musim semi mendatang.

Sementara itu, Smith menggambarkan situasi sebagai keseimbangan antara memiliki cukup kendaraan siap pakai dan mengirim truk untuk perbaikan.

"Kami mengeluarkan truk dari dinas untuk memperbaiki AC, lalu kami tidak punya truk untuk melayani masyarakat. Kami memutar truk yang tersedia untuk memperbaiki AC secara bergantian," kata Smith.

>>> Bahlil di Aceh Tegaskan Golkar Dukung Prabowo-Gibran Hingga Tuntas

Pejabat kota mengatakan petugas bisa mengenakan pakaian lengan pendek saat tidak sedang memadamkan api.