Bek Argentina Cristian Romero dan Lisandro Martinez mendesak peningkatan konsentrasi pertahanan menjelang laga perempat final Piala Dunia 2026 melawan Swiss di Kansas City, Sabtu malam.

Juara bertahan itu melaju ke delapan besar setelah kebobolan total empat gol dalam dua kemenangan tipis di fase gugur melawan Cape Verde dan Mesir.

>>> Ruben Vargas Bawa Swiss ke Perempat Final Piala Dunia

Kebobolan tersebut memicu kekhawatiran internal di skuad La Albiceleste yang ingin merebut tiket semifinal melawan Inggris atau Norwegia.

Evaluasi Pertahanan

"Kami bermain baik, meski ada beberapa hal yang perlu diperbaiki," kata Romero, kapten Tottenham Hotspur, pada malam sebelum pertandingan.

"Kami kebobolan empat gol di laga terakhir. Kebobolan itu mengganggu kami.

Lebih dari itu, kami selalu siap memberikan yang terbaik untuk tim dan mengikuti keputusan pelatih," tambahnya.

Rekan setimnya di lini belakang, Martinez, menggemakan kekhawatiran itu setelah kemenangan 3-2 atas Mesir, di mana Romero juga mencetak gol pembuka.

"Kami tidak suka kebobolan, dan kami pasti perlu lebih fokus," ujar Martinez mengenai struktur pertahanan tim.

"Saya pikir dengan konsentrasi yang lebih baik, kami bisa menghindari gol-gol itu."

Martinez menilai tekanan defensif di awal turnamen menjadi peringatan yang diperlukan bagi skuad.

"Itu bagian dari permainan, lebih baik terjadi sekarang, agar kami lebih fokus, dengan kaki di tanah, dan bisa menghindari peluang kebobolan itu," imbuhnya.

Tanggapan soal Komentar Courtois

Romero juga menanggapi pernyataan kiper Belgia Thibaut Courtois yang menyebut juara Piala Dunia hanya akan lahir dari semifinal Prancis versus Spanyol.

"Kami tidak mendengarkan apa yang dipikirkan seorang pemain," kata Romero kepada TyC Sports.