Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan dukungan partainya terhadap pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka hingga selesai.

Pernyataan itu disampaikan saat melantik pengurus DPD Golkar Aceh di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Sabtu (11/6/2026).

>>> Mojtaba Khamenei Janji Balas Dendam atas Kematian Ayatollah Ali Khamenei, Tegaskan Pasti Terjadi

Bahlil mengingatkan para pengurus bahwa ke depan Golkar memiliki dua agenda besar. Ia meminta pengurus yang dilantik merangkul semua kekuatan partai tanpa membeda-bedakan latar belakang.

"Saya senang hari ini saya bisa melantik Bang Salim Fakhry menjadi ketua DPD Golkar dan pengurus," ujar Bahlil.

Ia menjelaskan partai berlambang pohon beringin itu lahir dari rakyat dengan berbagai latar belakang, seperti petani, nelayan, guru, buruh, dan purnawirawan TNI-Polri.

"Tujuannya cuma satu.

Bagaimana bisa kita mewujudkan cita-cita proklamasi tentang kesejahteraan bangsa, tentang pemberian hak-hak yang sama, dan bagaimana kita semua memperjuangkan apa yang menjadi kebaikan untuk rakyat bangsa dan negara," lanjut Bahlil.

Dua Agenda Besar Golkar

Dua agenda besar Partai Golkar ke depan adalah menambah kursi legislatif dan mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran hingga selesai. "Kapan selesainya?

tanya sama pak Presiden Prabowo," jelas Bahlil.

Di hadapan 180 pengurus DPD I Partai Golkar Aceh, Bahlil meminta jajaran memperkuat konsolidasi organisasi. Konsolidasi menjadi kunci utama keberhasilan partai politik, katanya.

>>> Alasan Ole Romeny Pilih Fortuna Sittard dari Oxford United

"Karena itu, saya meminta kepada pengurus provinsi setelah ini segera melaksanakan musda di tingkat kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa," ujarnya.

Ia juga menyinggung kondisi geopolitik global yang belum stabil akibat ketegangan di Timur Tengah.

Menurut Bahlil, kondisi tersebut berdampak pada stabilitas ekonomi dan sektor energi. Golkar harus berada di garda terdepan dalam mendukung program pemerintah, termasuk Pemerintah Aceh.

"Golkar Aceh saya minta harus bersama-sama dengan Pak Gubernur untuk melanjutkan pembangunan Aceh. Kalau ada yang kurang, dibicarakan baik-baik," katanya.

Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Aceh M.

Salim Fakhri mengatakan saat ini Golkar Aceh memiliki 88 anggota DPRD kabupaten/kota, anggota DPR Aceh, dan tiga anggota DPR RI.

Ia optimistis perolehan kursi akan meningkat pada pemilu mendatang.

"Kami tidak bermuluk-muluk. Insya Allah akan kami tambah.

>>> Hisense A10: Ponsel E-Ink dengan Layar Warna yang Bisa Dilepas

Nanti akan kami buktikan, apalagi kalau kami bisa bersatu dengan Forkopimda," ujar Salim.