Perdana, Korea Selatan Rilis Peringatan Darurat saat Suhu 39 Derajat
Korea Selatan untuk pertama kalinya mengeluarkan peringatan darurat gelombang panas menggunakan sistem peringatan baru yang diluncurkan tahun ini.
Peringatan dikeluarkan oleh Korea Meteorological Administration (KMA) pada Minggu (12/7) pukul 10.00 waktu setempat.
>>> Chuu Resmi Akhiri Kontrak dengan ATRP Setelah Tiga Tahun
Dua kota di Provinsi Gyeongsang Utara bagian selatan, yakni Gyeongsan dan Pohang, menjadi wilayah yang terdampak.
Kepala KMA Lee Mi-seon mengatakan peringatan ini merupakan yang pertama sejak sistem baru mulai berlaku.
Peringatan darurat diterbitkan jika suhu yang dirasakan mencapai 38 derajat Celsius atau suhu aktual 39 derajat Celsius selama satu hari.
Wilayah terdampak telah mencatat suhu yang memenuhi kriteria tersebut sepanjang akhir pekan.
Lee menegaskan peringatan ini bukan sekadar menandakan cuaca panas, melainkan kondisi berbahaya bagi siapa pun.
"Peringatan ini menunjukkan kondisi ketika bahkan orang yang sehat sekalipun menghadapi risiko yang jauh lebih tinggi mengalami gangguan kesehatan serius akibat panas, termasuk penyakit terkait suhu ekstrem hingga kematian," ujar Lee.
Masyarakat diimbau menghentikan aktivitas di luar ruangan dan mencari tempat sejuk.
Anak-anak maupun hewan peliharaan tidak boleh ditinggalkan di dalam kendaraan.
Gelombang Panas Makin Panjang
Data KMA menunjukkan rata-rata jumlah hari gelombang panas di Korea Selatan meningkat lebih dari dua kali lipat dalam lima tahun terakhir.
Rata-rata menjadi 19 hari per tahun, dibandingkan hanya delapan hari per tahun pada dekade 1970-an.
>>> IU dan Heo Nam Jun Bersatu Kembali untuk Video Musik Comeback Terbaru
Rata-rata jumlah malam tropis juga naik dari empat malam menjadi 14 malam per tahun pada periode yang sama.
Hari gelombang panas didefinisikan sebagai hari dengan suhu maksimum minimal 33 derajat Celsius.
Update Terbaru
Roy Suryo Sengaja Ingin Perkara Terus Bergulir, Ini Strategi Hadapi Jokowi
Minggu / 12-07-2026, 23:26 WIB
PTPP Bawa Proyek Twin Tower UNDIP ke Panggung Konstruksi Dunia
Minggu / 12-07-2026, 23:22 WIB
FDC Jadikan MOP Padel 2026 Panggung Edukasi Kesehatan Gigi Berbasis Teknologi
Minggu / 12-07-2026, 23:22 WIB
Polisi OTT Kadishub Siak karena Peras Kontraktor Transportasi Air
Minggu / 12-07-2026, 23:22 WIB
Catatan Bunuh Diri yang Dikaitkan dengan Mantan Pacar Yunho ATEEZ Picu Kemarahan
Minggu / 12-07-2026, 23:16 WIB
Pernyataan Langsung Jay ENHYPEN Picu Diskusi soal EVAN (Heeseung) dan Dinamika Grup
Minggu / 12-07-2026, 23:16 WIB
Yeonjun Pecahkan Rekor Penjualan dengan Mini Album Baru "NO LABELS: PART 02"
Minggu / 12-07-2026, 23:14 WIB
Wagub DKI Harap Jakarta Fair 2027 Lebih Meriah Sambut 500 Tahun Jakarta
Minggu / 12-07-2026, 23:14 WIB
Adam Alis Bicara soal Status di Timnas Indonesia setelah Tidak Ikut TC
Minggu / 12-07-2026, 23:14 WIB
MONSTA X Bahas Rencana Konten Penggemar Masa Depan dalam Siaran Langsung Interaktif
Minggu / 12-07-2026, 23:14 WIB
Helldivers 2: Arrowhead Mulai Terapkan Perubahan Atasi Kecurangan Super Credit
Minggu / 12-07-2026, 23:14 WIB
Pengisi Suara Lara Croft Konfirmasi Rekaman Utama Tomb Raider: Legacy of Atlantis Selesai
Minggu / 12-07-2026, 23:14 WIB
Kreator Warframe Sebut Berakhirnya Destiny 2 sebagai Kabar Buruk
Minggu / 12-07-2026, 23:14 WIB
Keluar OPEC, Produksi Minyak UEA Juni Tembus Rekor 4,1 Juta Barel
Minggu / 12-07-2026, 23:13 WIB







