Pernyataan langsung yang disampaikan Jay, anggota ENHYPEN, dalam sebuah siaran langsung baru-baru ini memicu diskusi intens di kalangan penggemar dan warganet.

Dalam siaran tersebut, Jay menanggapi komentar yang terus muncul dari penonton mengenai susunan anggota grup sebelumnya dan kepergian Heeseung, yang kini dikenal sebagai EVAN.

>>> Yeonjun Pecahkan Rekor Penjualan dengan Mini Album Baru "NO LABELS: PART 02"

Cuplikan dan terjemahan siaran itu dengan cepat menyebar di komunitas online dan portal berita, memicu beragam reaksi dari para penggemar.

Banyak yang memuji Jay karena berani menetapkan batasan tegas dan membela anggota lainnya.

Namun, sebagian lain menilai komentarnya yang blak-blakan sebagai tanda ketegangan yang belum terselesaikan pasca kepergian Heeseung.

Jay Tanggapi Komentar Penggemar dan Kesejahteraan Anggota

Selama siaran langsung, Jay menghadapi banjir komentar yang merujuk pada komposisi numerik grup, khususnya perdebatan "OT6" versus "OT7", serta spam angka jumlah anggota di kolom chat.

Ia menyuarakan keprihatinan atas waktu dan nada pesan semacam itu, menekankan dampak emosional yang ditanggung anggota aktif ketika diskusi ini meluber ke siaran pribadi, terutama saat acara perayaan seperti ulang tahun anggota.

>>> Wagub DKI Harap Jakarta Fair 2027 Lebih Meriah Sambut 500 Tahun Jakarta

Jay mendesak pemirsa untuk lebih peka terhadap situasi saat ini dan menghormati anggota yang tersisa.

Ia mengaku berusaha mengabaikan komentar negatif, namun merasa perlu melindungi anggota lain dari dampak buruk terhadap mental dan moral grup.

Perpecahan Fandom dan Spekulasi Seputar Jalur Solo EVAN

Reaksi publik terhadap pernyataan Jay mencerminkan perpecahan yang lebih dalam di antara fandom ENGENE setelah Heeseung beralih ke karier solo dengan nama EVAN.

Sebagian penggemar masih berjuang menerima perubahan susunan anggota, sementara sebagian lainnya menyerukan untuk move on dan menghormati aktivitas ENHYPEN serta perjalanan solo EVAN.

Situasi ini menyoroti dinamika kompleks dan atmosfer emosional yang sering menyertai kepergian anggota di industri K-pop.

>>> Adam Alis Bicara soal Status di Timnas Indonesia setelah Tidak Ikut TC

Saat ENHYPEN melanjutkan aktivitas sebagai grup beranggotakan enam orang dan EVAN bersiap untuk rilis solonya, diskusi seputar hubungan antar anggota, etika fandom, dan dukungan timbal balik tetap menjadi topik utama.