Seekor bison jantan seberat 900 kilogram menyerang dan melukai seorang turis di Taman Nasional Yellowstone, Wyoming, Amerika Serikat, pada Jumat (26/6/2026).

Insiden terjadi di area perkemahan Bridge Bay saat pria tersebut berjalan bersama cucunya. Bison itu melemparkan korban setinggi delapan kaki atau sekitar 2,4 meter ke udara.

>>> Ketegangan Tuchel dan Bellingham Warnai Kamp Inggris Jelang Semifinal Piala Dunia

Seorang fotografer profesional, Mike MacLeod, yang berkemah di dekat lokasi merekam kejadian tersebut. Ia mengaku terkejut dengan perilaku agresif bison di luar dugaan.

Menurut MacLeod, bison mulai berjalan melewati perkemahan menuju sekelompok anak-anak yang sedang berfoto. Bison kemudian mengejar kakek dan cucu yang bersembunyi di balik pohon.

Bison sempat menyerang sebuah truk pikap sebelum berbalik ke arah korban. "Bison mengaitkannya dengan tanduk kiri di pinggul dan melemparkannya ke udara," kata MacLeod.

Cucu korban berhasil melarikan diri, sementara kakeknya terlempar dan mendarat miring. Pengunjung lain berteriak dan berlari ke arah bison untuk mengusirnya.

Korban mengalami luka signifikan dan belum pulih sepenuhnya. "Dia mengalami cedera yang cukup serius dan belum aman," ujar sang cucu.

>>> Ketegangan Tuchel dan Bellingham Warnai Kamp Inggris Jelang Semifinal Piala Dunia

Situs web taman memperingatkan bahwa bison adalah hewan liar dan berbahaya meskipun tampak jinak. Pengunjung diwajibkan menjaga jarak minimal 25 yard atau sekitar 23 meter dari bison.

MacLeod menambahkan bahwa para pengunjung sebelumnya telah menjaga jarak hormat sebelum serangan terjadi. "Saya tidak melihat ada yang mendekat," katanya.

Insiden ini terjadi selama musim kawin bison tahunan. "Bison tampak gelisah, marah, dan menyerang apa pun," ujar MacLeod.

Ini adalah pertemuan kedua dengan bison yang tercatat di taman pada tahun 2026, setelah insiden sebelumnya pada 26 Juni melibatkan seorang anak berusia 12 tahun di dekat Mud Volcano.

>>> Mantan Bos PlayStation: Biaya Tinggi Kurangi Keberagaman Game

Layanan Taman Nasional menyatakan korban dibawa ke rumah sakit terdekat dan insiden masih dalam penyelidikan.